Jokowi Berani Pastikan PSI Tembus Parlemen pada Pemilu 2029
Baca dalam 60 detik
- Presiden ke-7 Jokowi menyatakan keyakinannya bahwa PSI akan lolos ambang batas parlemen pada Pemilu 2029.
- Pernyataan itu disampaikan di hadapan kader PSI di Lampung, menekankan pentingnya struktur partai yang solid hingga tingkat desa.
- Jokowi mengingatkan kader untuk fokus pada pelayanan masyarakat sebagai strategi membangun citra positif partai.

Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) memproyeksikan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) bakal menembus Senayan pada Pemilu 2029. Keyakinan itu ia sampaikan saat menghadiri Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) DPD PSI Tulang Bawang, Lampung, Jumat (26/6).
"Saya yakin apabila ini kita lakukan bersama-sama dari tingkat DPP, DPW, DPD, DPC sampai DPRt kita bekerja bersama-sama, saya yakin nanti tahun 2029 PSI, kalau persoalan masuk parlemen itu, saya tidak mendahului saya berani memastikan pasti masuk parlemen," ujar Jokowi dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi.
Meski optimistis, Jokowi enggan berspekulasi soal perolehan kursi. Ia hanya menekankan pentingnya target ambisius dan kerja keras seluruh kader. "Tapi angkanya berapa itu yang kita kehendaki kita ini memiliki target yang besar. Target yang tinggi, oleh sebab itu semuanya harus bekerja keras," imbuhnya.
Jokowi memuji kinerja Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep dan jajarannya dalam menyelenggarakan Rakorda tersebut. Menurutnya, struktur partai yang kokoh hingga tingkat desa menjadi modal utama. "Struktur itu penting sekali bagi sebuah organisasi. Apabila kita punya mesin politik sampai ke tingkat desa, artinya apa? Artinya kita memiliki mesin dengan CC yang gede. Artinya kita memiliki struktur partai yang memiliki kekuatan yang besar," kata Jokowi.
Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengingatkan bahwa struktur yang ada harus aktif dan tidak sekadar formalitas. Ia mewanti-wanti agar kader tidak menjadi "pengurus tidur" yang tidak memberikan manfaat bagi rakyat. Sebaliknya, mereka harus hadir di tengah masyarakat dalam momen-momen penting, seperti takziah, pernikahan, atau menjenguk warga sakit.
Dalam kunjungannya yang berlangsung tiga hari, Jokowi dijadwalkan mengisi sejumlah agenda. Pada Sabtu (27/6), ia akan bertemu tokoh adat Lampung, mengunjungi Museum Transmigrasi, dan Desa Bagelen. Hari berikutnya, ia dijadwalkan menghadiri kirab budaya, bertemu pelaku UMKM, serta berkunjung ke Pondok Pesantren Nurul Qodiri.
Langkah Jokowi yang terus mendampingi PSI menuai sorotan, mengingat partai tersebut dipimpin oleh putra bungsunya, Kaesang Pangarep. Meski demikian, Jokowi menegaskan bahwa dukungannya didasari keyakinan pada kapasitas partai, bukan sekadar hubungan keluarga. "Tindakan-tindakan seperti itulah yang akan memberikan nama baik kepada PSI," ujarnya merujuk pada pelayanan langsung kepada masyarakat.
Ke depan, tantangan PSI untuk mencapai ambang batas parlemen 4% pada 2029 tidaklah ringan. Partai tersebut gagal lolos pada Pemilu 2024 dengan perolehan suara nasional hanya sekitar 2,8%. Namun, dengan struktur yang mulai diperkuat dan dukungan figur sekelas Jokowi, peluang itu terbuka. Pertanyaannya, apakah kerja keras kader di lapangan mampu mengonversi optimisme menjadi kursi di Senayan?



