Belanda vs Maroko di Piala Dunia 2026: Duel Klasik Perebutan Tiket 16 Besar
Baca dalam 60 detik
- Belanda dan Maroko akan bertemu di babak 32 besar Piala Dunia 2026 di Stadion Monterrey, Meksiko, pada 29 Juni.
- Pertemuan ini mengulang sejarah rivalitas sejak 1994, dengan Belanda unggul dalam rekor head-to-head di Piala Dunia.
- Pemenang laga ini akan berhadapan dengan Afrika Selatan atau Kanada di babak 16 besar pada 4 Juli.

Dua tim dengan ambisi besar di Piala Dunia 2026, Belanda dan Maroko, akan saling sikut di babak 32 besar di Stadion Monterrey, Meksiko, Senin (29/6) pukul 19.00 waktu setempat. Laga ini menjadi salah satu partai paling dinanti karena mempertemukan tim yang tak pernah kalah dalam 15 pertandingan Piala Dunia terakhir (Belanda) dengan tim yang mencapai semifinal di Qatar 2022 (Maroko).
Belanda lolos sebagai juara Grup F setelah menekuk Swedia dan Tunisia serta bermain imbang melawan Jepang. Sementara Maroko menjadi runner-up Grup C berkat kemenangan atas Skotlandia dan Haiti, setelah sebelumnya ditahan imbang Brasil. Kedua tim sama-sama menunjukkan performa solid di fase grup, meski Maroko sempat kehilangan poin di laga pembuka.
Sejarah pertemuan mereka di Piala Dunia hanya sekali, yakni pada 1994, ketika Belanda menang 2-1 berkat gol Dennis Bergkamp dan Bryan Roy. Menariknya, pelatih Belanda saat ini, Ronald Koeman, ikut bermain dalam laga tersebut. Setelah itu, Maroko membalas lewat kemenangan 2-1 di laga persahabatan 1999, sebelum Belanda kembali unggul 2-1 pada pertemuan terakhir di 2017. Dari skuad Belanda saat ini, Nathan Ake, Marten de Roon, dan Memphis Depay masih menjadi bagian dari tim yang berlaga di 2017, sementara Maroko hanya menyisakan Youssef En Nesyri.
Rekor Belanda melawan tim Afrika di Piala Dunia juga impresif: tak terkalahkan dalam enam pertemuan. Lebih dari itu, Belanda belum pernah kalah dalam waktu normal atau perpanjangan waktu sejak final 2010 melawan Spanyolโsebuah rentetan 15 laga tanpa kekalahan. Maroko, di sisi lain, ingin membuktikan bahwa capaian semifinal di Qatar bukanlah kebetulan, dengan target menembus babak 16 besar untuk kedua kalinya berturut-turut.
Stadion Monterrey, yang menjadi markas klub Monterrey, akan menggelar pertandingan keempat dan terakhirnya di Piala Dunia 2026. Sebelumnya, stadion ini menyaksikan kekalahan telak Tunisia dari Swedia (1-5) dan Jepang (0-4), serta kemenangan mengejutkan Afrika Selatan atas Korea Selatan (1-0) yang membawa Bafana Bafana ke babak 32 besar. Venue modern ini juga pernah menjadi tuan rumah delapan pertandingan Kejuaraan Wanita Concacaf 2022, termasuk final yang dimenangi Amerika Serikat atas Kanada.
Bagi penggemar di Indonesia, laga ini bisa disaksikan secara langsung melalui platform streaming resmi FIFA atau saluran televisi yang memiliki hak siar. Informasi lebih lanjut mengenai jadwal dan tiket dapat diakses melalui laman resmi FIFA. Pertandingan ini juga menjadi ajang unjuk gigi pemain keturunan yang mungkin menarik perhatian publik Tanah Air, mengingat banyak diaspora Indonesia di Belanda.
Pemenang laga Belanda vs Maroko akan meladeni Afrika Selatan atau Kanada di babak 16 besar di Houston pada 4 Juli. Dengan performa impresif kedua tim, duel di Monterrey diprediksi berlangsung sengit dan bisa menjadi penentu langkah mereka menuju babak selanjutnya.



