Ben Duckett Cetak Abad Ke-113, Inggris Balas Dendam di Tes Ketiga Lawan Selandia Baru
Baca dalam 60 detik
- Ben Duckett mencetak 113 run dari 88 bola setelah Selandia Baru kehilangan enam wicket terakhir hanya dalam 77 run.
- Kapten Inggris Ben Stokes mengambil tiga wicket kunci untuk membatasi total Selandia Baru menjadi 438 di Trent Bridge.
- Seri tiga pertandingan kini imbang 1-1, dengan Inggris unggul tipis berkat kedalaman batting yang masih tersisa.

Ben Duckett menjadi bintang di hari kedua tes ketiga dan penentu melawan Selandia Baru di Trent Bridge, Nottingham, dengan century cepat yang membawa Inggris ke posisi 223-2, hanya tertinggal 215 run dari total 438 milik tim tamu.
Setelah Selandia Baru sempat melesat tanpa kehilangan wicket hingga 317 pada hari pertama, kapten Inggris Ben Stokes yang kembali dari cedera tampil garang dengan tiga wicket untuk membatasi skor akhir menjadi 438. Enam wicket terakhir Selandia Baru runtuh hanya dalam 77 run, sebuah keruntuhan yang membuat skor mereka terlihat ringan di atas lapangan yang bersahabat.
Pembuka Inggris, Emilio Gay, gagal total dengan nol run di over kedua saat menghadapi Will O'Rourke. Namun Duckett, yang baru mencetak delapan run, mendapat keberuntungan besar setelah Henry Nicholls menjatuhkan tangkapan mudah di slip. Kesalahan itu menjadi titik balik.
Duckett, bersama Jacob Bethell, memanfaatkan peluang itu dengan sempurna. Ia melesat mencapai tiga angka dalam 88 bola, sebelum akhirnya terjebak oleh Nathan Smith saat mencoba memukul bola lebar dan mengenai stumps. Bethell tetap bertahan dengan 74 run, ditemani Joe Root yang belum terkalahkan 21 run. Inggris masih memiliki banyak batting tersisa, termasuk Stokes sendiri yang dikenal sebagai pemukul agresif.
Seri tiga pertandingan ini kini imbang 1-1 setelah Inggris menang di Lord's dan Selandia Baru membalas di The Oval pekan lalu. Pertandingan penentu ini menjadi ajang pembuktian bagi kedua tim.
Bagi penggemar kriket di Indonesia, pertandingan ini mengingatkan pada pentingnya konsistensi dan momen kunci. Keruntuhan Selandia Baru dari 317-0 menjadi 438 all out menunjukkan betapa cepatnya momentum bisa berbalik. Inggris, dengan kedalaman batting dan bowling yang solid, kini berada di posisi kuat untuk merebut seri. Pertanyaan besarnya: mampukah Selandia Baru bangkit kembali seperti yang mereka lakukan di The Oval?



