AC Milan Siap Pecahkan Rekor Transfer Demi Goncalo Ramos: Biaya Capai €75 Juta
Baca dalam 60 detik
- AC Milan dikabarkan sepakat membayar hingga €75 juta untuk merekrut Goncalo Ramos dari PSG, melampaui rekor transfer klub sebelumnya sebesar €49,4 juta.
- Kesepakatan ini menunjukkan ambisi besar pemilik RedBird, Gerry Cardinale, yang ingin membangun kembali skuad setelah finis kelima di Serie A musim lalu.
- Bagi penggemar sepak bola Indonesia, langkah ini menandai pergeseran strategi klub besar Eropa yang berani menggelontorkan dana besar di tengah ketidakpastian ekonomi global.

AC Milan dikabarkan akan memecahkan rekor transfer klub dengan mendatangkan penyerang Portugal Goncalo Ramos dari Paris Saint-Germain, dengan nilai mencapai €75 juta. Langkah ini menjadi sinyal ambisi baru Rossoneri di bawah kepemimpinan Gerry Cardinale untuk kembali bersaing di papan atas Serie A dan Eropa.
Menurut sejumlah sumber di Italia, biaya awal transfer diperkirakan sekitar €65 juta, ditambah bonus hingga €10 juta. Angka tersebut jauh melampaui rekor sebelumnya sebesar €49,4 juta yang dibayarkan untuk Rafael Leao pada 2019. Beberapa laporan bahkan menyebut total keseluruhan bisa mencapai €75 juta plus €5 juta bonus tambahan, menjadikannya salah satu transfer termahal dalam sejarah klub.
Kesepakatan ini menunjukkan perombakan besar-besaran yang dilakukan Cardinale setelah Milan finis di posisi kelima Serie A musim lalu. Dengan mendatangkan Ramos, yang tampil impresif bersama Portugal di Piala Dunia 2022, Milan berharap memperkuat lini serang yang musim lalu kerap tumpul. Langkah ini juga menjadi sinyal bahwa klub tidak ragu mengeluarkan dana besar untuk kembali ke jalur juara.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, transfer ini menarik karena mencerminkan tren klub-klub Eropa yang tetap agresif di bursa transfer meski tekanan finansial masih terasa. Milan, yang sempat diragukan kemampuannya bersaing dengan klub kaya seperti Inter atau Juventus, justru menunjukkan kekuatan finansial di bawah RedBird. Hal ini bisa menjadi pelajaran bagi klub-klub Asia, termasuk Indonesia, bahwa investasi jangka panjang pada pemain muda berbakat tetap menjadi kunci.
Proses negosiasi dilaporkan berjalan cepat. Kedua klub sudah berjabat tangan dan tengah menyelesaikan dokumen akhir. Ramos sendiri telah menjalani tes medis bersama skuad Portugal di Florida, tempat ia bersiap untuk Piala Dunia 2022. Jika semua berjalan lancar, pemain berusia 21 tahun itu akan segera bergabung dengan rekan setimnya di Milanello.
Pertanyaan yang kini mengemuka: mampukah Ramos memenuhi ekspektasi tinggi yang dibebankan padanya? Dengan banderol selangit, tekanan untuk tampil konsisten akan sangat besar. Namun jika ia mampu beradaptasi cepat, bukan tidak mungkin ia menjadi bintang baru di San Siro dan membawa Milan kembali ke puncak.



