Fowler Usulkan Pulisic sebagai Pengganti Salah di Liverpool
Baca dalam 60 detik
- Legenda Liverpool Robbie Fowler menyarankan Christian Pulisic sebagai kandidat pengganti Mohamed Salah yang akan hengkang.
- Pulisic, yang kini bersinar di AC Milan, dinilai memiliki usia ideal dan pengalaman Premier League untuk mengisi kekosongan di lini depan The Reds.
- Rekomendasi ini muncul di tengah spekulasi bursa transfer Liverpool, sementara Pulisic tengah membela AS di Piala Dunia 2026.

Legenda Liverpool, Robbie Fowler, secara terbuka mendorong mantan klubnya untuk merekrut penyerang AC Milan, Christian Pulisic, sebagai suksesor potensial Mohamed Salah yang diperkirakan akan meninggalkan Anfield pada bursa transfer musim panas ini. Melalui unggahan di platform X, Fowler menyebut nama Pulisic jarang disebut dalam rumor transfer, padahal pemain asal Amerika Serikat itu dinilai memiliki profil yang tepat untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan Salah.
Fowler, yang pernah menjadi andalan lini depan Liverpool pada era 1990-an, menilai Pulisic sudah membuktikan diri sebagai pemain eksplosif dan produktif selama membela AC Milan. Performa apiknya di Serie A kontras dengan masa-masa inkonsisten saat berseragam Chelsea. โUsianya pas, sudah pernah bermain di Premier League, pemain yang menarik. Saya akan membawanya, berpotensi seperti jalur karier Salah,โ tulis Fowler.
Pulisic, 27 tahun, memang tengah menikmati kebangkitan karier di San Siro. Sejak bergabung dengan Milan pada 2023, ia menjadi salah satu motor serangan utama klub asal Italia tersebut. Catatan gol dan assistnya yang konsisten membuatnya kembali diperhitungkan di panggung Eropa, setelah sebelumnya sempat redup di Chelsea akibat cedera dan persaingan ketat.
Namun, langkah Liverpool untuk merealisasikan rekomendasi Fowler tidaklah sederhana. Pulisic saat ini tengah menjadi sorotan utama di Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada. Sebagai kapten timnas AS, ia memikul ekspektasi besar untuk membawa tuan rumah melaju jauh. Performanya di turnamen tersebut bisa menjadi faktor penentu apakah Liverpool serius mengajukan tawaran.
Di sisi lain, Liverpool sendiri tengah dalam masa transisi. Kepergian Salah, yang kontraknya habis pada 2027 namun santer dikaitkan dengan klub Arab Saudi, memaksa manajemen The Reds mencari pengganti yang tepat. Nama-nama seperti Jarrod Bowen, Raphinha, dan Michael Olise juga dikaitkan, namun Fowler menilai Pulisic menawarkan nilai lebih dari segi pengalaman dan harga.
Dari perspektif Indonesia, perkembangan ini menarik untuk diikuti. Pasar sepak bola Indonesia semakin terhubung dengan dinamika transfer Eropa. Banyak penggemar tanah air yang mengidolakan Salah dan Pulisic, sehingga potensi kepindahan ini bisa meningkatkan popularitas Premier League di Indonesia. Selain itu, jika Pulisic benar-benar bergabung dengan Liverpool, akan ada peningkatan minat terhadap siaran pertandingan Liverpool di platform digital Indonesia.
Apakah Liverpool akan mengikuti saran Fowler? Atau justru memilih opsi lain yang lebih muda atau lebih murah? Jawabannya mungkin baru akan terlihat setelah Piala Dunia 2026 usai, saat bursa transfer memasuki fase krusial.



