Crystal Palace dan Sunderland Puncaki Daftar Pencetak Gol Premier League di Piala Dunia 2026
Baca dalam 60 detik
- Crystal Palace dan Sunderland sama-sama mengirim tujuh gol dari pemain mereka di fase grup Piala Dunia 2026, mengungguli klub-klub besar seperti Arsenal dan Manchester City.
- Dominasi Premier League di turnamen ini terlihat dari 182 pemain yang terdaftar di klub Inggris, jumlah tertinggi dibanding liga domestik lain.
- Pencapaian Sunderland menjadi kejutan terbesar, mengingat klub baru promosi ke Premier League pada musim 2025-26.

Crystal Palace dan Sunderland mencatatkan diri sebagai klub Premier League dengan kontribusi gol terbanyak selama fase grup Piala Dunia 2026. Masing-masing klub menyumbang tujuh gol, melampaui raksasa seperti Arsenal, Liverpool, Manchester City, dan Manchester United.
Fakta ini menegaskan kedalaman talenta internasional yang tersebar di seluruh klub Inggris. Dari 182 pemain yang terdaftar di Premier Leagueโtermasuk pemain pinjaman yang kembali dan yang sudah dikontrak untuk musim 2026-27โmereka menjadi kontingen terbesar dibanding liga lain. Jika hanya menghitung pemain yang mengakhiri musim lalu bersama klub Premier League, angkanya masih 154.
Ketajaman Crystal Palace datang dari tiga pemain: Ismaila Sarr (Senegal) tiga gol, Daichi Kamada (Jepang) dua gol, dan Daniel Munoz (Kolombia) dua gol. Prestasi ini mengikuti kesuksesan Palace meraih Piala FA 2024-25 dan Liga Konferensi Eropa setahun kemudian. Pelatih anyar Pierre Sage mewarisi skuad yang pengaruhnya meluas hingga panggung dunia.
Sunderland menjadi kejutan terbesar turnamen. Setelah promosi ke Premier League setelah delapan tahun absen, The Black Cats finis ketujuh musim lalu dan kini menunjukkan daya gedor global. Brian Brobbey memimpin dengan tiga gol untuk Belanda, disusul Granit Xhaka (Swiss), Habib Diarra (Senegal), Wilson Isidor (Haiti), dan Nilson Angulo (Ekuador) masing-masing satu gol.
Tiga klub lain mengoleksi lima gol: Arsenal lewat Kai Havertz (Jerman) dan Leandro Trossard (Belgia) masing-masing dua gol, plus Viktor Gyokeres (Swedia); Manchester United dengan Matheus Cunha (Brazil) tiga gol, Marcus Rashford (Inggris) dan Amad Diallo (Pantai Gading); Newcastle United berkat Yoane Wissa (DR Kongo) tiga gol dan Anthony Elanga (Swedia) dua gol.
Liverpool dan Manchester City menyusul dengan empat gol. Liverpool dari Cody Gakpo (Belanda) dua gol, Alexander Isak (Swedia), dan Virgil van Dijk (Belanda). Sementara Erling Haaland sendirian mencetak seluruh gol Manchester City untuk Norwegia.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, dominasi Premier League ini mengingatkan pada pentingnya kompetisi domestik yang kuat untuk melahirkan talenta kelas dunia. Dengan banyaknya pemain dari berbagai negara, termasuk Asia seperti Jepang (Kamada), liga Inggris menjadi barometer global. Indonesia sendiri masih berjuang meningkatkan kualitas liga dan pemainnya agar suatu hari bisa bersaing di panggung serupa.
Ke depan, pertanyaan besarnya adalah apakah Sunderland dan Crystal Palace mampu mempertahankan performa ini hingga fase gugur? Atau justru klub-klub besar seperti Manchester City dengan Haaland akan mendominasi? Yang jelas, Piala Dunia 2026 telah membuktikan bahwa Premier League bukan sekadar liga terkaya, tetapi juga paling subur dalam mencetak gol di pentas dunia.



