Juventus Buka Dua Jalur Buru Bek Tengah: Lucumi atau Muharemovic?
Baca dalam 60 detik
- Juventus mengincar Jhon Lucumi dari Bologna dengan banderol β¬25 juta, namun klausul rilisnya hanya berlaku hingga pertengahan Juli.
- Sebagai alternatif, Bianconeri mempertimbangkan Tarik Muharemovic yang 50% hak ekonominya masih dimiliki Juventus, membuat negosiasi lebih murah.
- Keputusan transfer ini akan memengaruhi strategi lini belakang Juventus musim depan, dengan risiko kehilangan target jika Premier League ikut campur.

Juventus tengah menjalani strategi ganda dalam perburuan bek tengah musim panas ini. Klub asal Turin itu mengincar Jhon Lucumi dari Bologna sebagai prioritas utama, namun juga menyiapkan opsi alternatif yang lebih murah, Tarik Muharemovic, yang saat ini membela Sassuolo. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi ketatnya persaingan pasar transfer dan keterbatasan anggaran.
Menurut laporan CalcioMercato.it, Bologna mematok harga β¬25 juta untuk Lucumi, bek tengah asal Kolombia berusia 26 tahun. Tawaran awal Juventus sebesar β¬18-20 juta telah ditolak. Lebih krusial lagi, klausul rilis pemain sebesar β¬28 juta hanya berlaku hingga pertengahan Juli. Setelah itu, klub-klub Premier League diprediksi akan ikut serta dalam lelang dan mendongkrak harga.
Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, telah mengidentifikasi Lucumi sebagai prioritas pertahanan sejak Januari lalu. Manajemen klub berusaha menghindari kegagalan transfer seperti yang terjadi pada bursa Januari lalu, di mana negosiasi berlarut-larut dan akhirnya batal.
Sementara itu, opsi Muharemovic menawarkan keuntungan finansial yang signifikan. Juventus masih memegang 50% hak ekonomi dari setiap penjualan pemain Bosnia berusia 22 tahun itu, warisan dari masa pengembangannya di tim Next Gen. Klausul ini membuat Sassuolo terpaksa menaikkan harga saat Inter Milan mencoba merekrutnya awal musim panas ini, yang akhirnya mempersulit negosiasi. Kini, direktur Juventus, Giovanni Carnevali, berencana memanfaatkan leverage tersebut. Menurut Sportal, Juventus bisa mendapatkan Muharemovic dengan biaya lebih rendah dengan praktis membeli kembali saham pemain yang sudah mereka miliki sebagian.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, strategi transfer ini menarik untuk dicermati. Juventus, klub dengan basis penggemar besar di Indonesia, menunjukkan pendekatan cerdas di bursa transfer dengan memanfaatkan aset internal dan klausul kontrak. Keputusan akhir antara Lucumi yang lebih mahal namun sudah teruji di Serie A, atau Muharemovic yang lebih muda dan lebih murah, akan berdampak pada kekuatan lini belakang Juventus musim depan. Jika gagal mendapatkan Lucumi karena tenggat waktu klausul, Juventus bisa kehilangan target utama dan harus bergantung pada opsi kedua.
Muharemovic sendiri saat ini sedang membela Bosnia di Piala Dunia, setelah absen pada laga melawan Qatar akibat skorsing kartu merah. Penampilannya di turnamen ini bisa menjadi ajang pembuktian bagi Juventus untuk memutuskan apakah ia layak menjadi investasi jangka panjang. Pertanyaan besarnya: akankah Juventus mengambil risiko menunggu hingga akhir Juli untuk Lucumi, atau segera mengamankan Muharemovic dengan harga lebih murah?



