Piala Dunia 2026: AS Jumpa Bosnia di 32 Besar, Dzeko Jadi Ancaman
Baca dalam 60 detik
- Timnas Amerika Serikat akan berhadapan dengan Bosnia dan Herzegovina pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah hasil pertandingan Grup F mempertemukan mereka.
- Bosnia untuk pertama kalinya lolos ke fase gugur Piala Dunia setelah mengalahkan Qatar 3-1, meski sebelumnya hanya meraih satu hasil imbang dan satu kekalahan.
- Laga yang dijadwalkan pada 1 Juli 2026 di San Francisco Bay Area Stadium ini diprediksi berlangsung ketat dengan kehadiran bomber veteran Edin Dzeko di kubu lawan.

Tim nasional Amerika Serikat (AS) dipastikan akan berhadapan dengan Bosnia dan Herzegovina pada babak 32 besar Piala Dunia 2026. Pertandingan yang akan digelar di San Francisco Bay Area Stadium pada 1 Juli 2026 itu menjadi ujian pertama bagi skuad asuhan Mauricio Pochettino di fase gugur turnamen empat tahunan tersebut.
Kepastian lawan AS diperoleh setelah hasil akhir pertandingan Grup F, di mana Swedia bermain imbang 1-1 melawan Jepang. Hasil itu membuat Bosnia, yang dilatih Sergej Barbarez, finis sebagai peringkat ketiga terbaik dan harus berhadapan dengan juara Grup D, yaitu AS. Ini adalah pertama kalinya Bosnia melangkah ke babak knockout Piala Dunia setelah penampilan perdana mereka pada edisi 2014 lalu.
Bosnia lolos ke 32 besar setelah meraih kemenangan penting 3-1 atas Qatar pada 24 Juni 2026. Sebelumnya, mereka hanya mampu bermain imbang tanpa gol melawan Kanada dan kalah telak 1-4 dari Swiss, yang akhirnya menjadi juara Grup B. Meski catatan awal kurang meyakinkan, kemenangan atas Qatar menjadi momentum kebangkitan yang membawa mereka ke fase berikutnya.
Di sisi lain, AS menunjukkan performa impresif di fase grup. Tim besutan Pochettino sukses mengamankan tiket ke babak gugur lebih awal setelah dua kemenangan beruntun atas Paraguay dan Australia. Mereka masih menyisakan satu pertandingan melawan Turki di Los Angeles untuk menuntaskan kampanye Grup D. Kehadiran pemain-pemain muda berbakat seperti Christian Pulisic dan Weston McKennie membuat AS dijagokan melangkah jauh, namun Bosnia bukan lawan yang bisa diremehkan.
Bomber veteran Edin Dzeko, yang kini berusia 40 tahun, masih menjadi tumpuan lini depan Bosnia. Pengalaman dan naluri golnya bisa menjadi pembeda dalam laga knock-out yang biasanya berlangsung ketat. Menurut analis sepak bola, duel antara Dzeko dan barisan pertahanan AS akan menjadi salah satu kunci pertandingan. Selain itu, Bosnia juga memiliki pemain-pemain kreatif seperti Miralem Pjaniฤ yang sudah pensiun dari tim nasional, namun regenerasi pemain muda seperti Amar Dediฤ mulai menunjukkan potensi.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, pertandingan ini menarik karena Bosnia memiliki basis suporter yang cukup besar di tanah air, terutama dari komunitas diaspora. Selain itu, gaya bermain AS yang cepat dan fisik kerap menjadi tontonan menghibur. Laga ini juga bisa menjadi referensi bagi Timnas Indonesia yang tengah berusaha meningkatkan kualitas permainan di level internasional.
Dengan format baru Piala Dunia 2026 yang melibatkan 48 tim, babak 32 besar menjadi fase krusial di mana tim-tim kecil berpeluang mengejutkan. Bisakah Bosnia mengulangi kejutan seperti yang dilakukan Maroko pada edisi 2022? Atau justru AS yang akan melaju mulus? Pertandingan 1 Juli nanti akan menjadi jawabannya.



