Pembalap Skotlandia Oscar Onley Batal Tampil di Tour de France 2025 karena Cedera Bahu
Baca dalam 60 detik
- Oscar Onley (23) dipastikan absen dari Tour de France 2025 setelah mengalami cedera bahu signifikan akibat kecelakaan di Tour Auvergne-Rhone-Alpes.
- Pembalap Netcompany-Ineos itu sebelumnya finis keempat pada edisi 2024, menyamai catatan terbaik pembalap Skotlandia yang bertahan sejak 1984.
- Tim mengonfirmasi Onley telah memulai rehabilitasi dan menunjukkan perkembangan positif, meski target musim ini terpaksa direvisi.

Oscar Onley, pembalap muda Skotlandia yang mencuri perhatian di Tour de France tahun lalu, harus menepi dari ajang balap sepeda paling bergengsi di dunia itu pada edisi 2025. Tim Netcompany-Ineos mengonfirmasi bahwa cedera bahu yang dideritanya cukup serius sehingga memaksanya absen dari grand tour yang akan dimulai di Barcelona pada 4 Juli mendatang.
Insiden terjadi saat Onley mengikuti etape keenam Tour Auvergne-Rhone-Alpes di Perancis. Awalnya tim mendiagnosis dislokasi bahu, namun pemeriksaan lanjutan menunjukkan cedera yang lebih parah. โSaya sangat kecewa tidak bisa start di Tour de France tahun ini,โ ujar Onley dalam pernyataan resmi. โFokus saya sekarang adalah pemulihan dan memastikan bahu saya kembali prima, tapi saya tetap termotivasi untuk meraih sesuatu musim ini.โ
Ketiadaan Onley menjadi pukulan bagi Netcompany-Ineos, yang mengandalkannya sebagai salah satu kandidat kuat di klasemen umum. Pada Tour de France 2024, Onley finis di posisi keempat, menyamai pencapaian terbaik pembalap Skotlandia yang sebelumnya diraih Philippa York (saat itu dikenal sebagai Robert Millar) pada 1984. Prestasi itu menempatkannya sebagai salah satu pembalap muda paling menjanjikan di dunia.
Bagi penggemar balap sepeda di Indonesia, absennya Onley mengurangi daya tarik Tour de France tahun ini. Meski belum ada pembalap Indonesia yang pernah tampil di ajang tersebut, popularitas balap sepeda di Tanah Air terus meningkat, terutama setelah sukses gelaran Tour de Indonesia dan semakin banyaknya atlet muda yang berlatih di Eropa. Kehilangan sosok seperti Onley, yang mewakili generasi baru pembalap agresif, tentu mengurangi variasi persaingan.
Netcompany-Ineos menyatakan Onley telah memulai rehabilitasi dan menunjukkan kemajuan yang menggembirakan. Namun, belum ada kepastian kapan ia bisa kembali ke peloton. Cedera bahu merupakan salah satu cedera paling rumit bagi pembalap sepeda karena memengaruhi posisi aerodinamis dan kemampuan mengendalikan sepeda, terutama saat menuruni tanjakan atau dalam peleton yang rapat.
Dengan absennya Onley, persaingan di Tour de France 2025 diprediksi akan didominasi oleh nama-nama seperti Tadej Pogaฤar, Jonas Vingegaard, dan Remco Evenepoel. Namun, kehilangan satu kandidat kejutan selalu membuka peluang bagi pembalap lain untuk muncul. Pertanyaannya, mampukah Onley pulih tepat waktu untuk membalap di Vuelta a Espaรฑa atau kejuaraan dunia di akhir musim? Atau akankah cedera ini menghambat perkembangan kariernya yang sempat melesat?



