Mexico Sempurna di Grup A, Ceko Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Baca dalam 60 detik
- Kemenangan 3-0 atas Ceko memastikan Meksiko lolos ke babak 32 besar sebagai juara Grup A dengan rekor sempurna.
- Penampilan gemilang Mateo Chavez, Julian Quinones, dan Alvaro Fidalgo menjadi kunci dominasi tuan rumah di laga pamungkas.
- Kegagalan Ceko meraih poin membuat mereka harus angkat koper dari turnamen, sementara Meksiko mencatat sejarah clean sheet grup penuh.

Meksiko memastikan langkah sempurna di fase grup Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Republik Ceko 3-0 di Stadion Mexico City, Selasa (24/6) waktu setempat. Hasil ini tak hanya mengukuhkan posisi El Tri sebagai juara Grup A, tetapi juga mengakhiri perjalanan Ceko di turnamen.
Sejak awal, Ceko yang membutuhkan kemenangan untuk menjaga asa lolos tampil agresif. Denis Visinsky nyaris membuka keunggulan pada menit kedelapan, namun tembakan mendatarnya masih meleset tipis di samping gawang. Namun, perlahan Meksiko mulai menguasai permainan dan akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-55 lewat aksi Mateo Chavez. Memanfaatkan kecepatannya, Chavez menerobos pertahanan Ceko sebelum melepaskan tembakan tenang yang membuat stadion bergemuruh.
Enam menit berselang, Julian Quinones menggandakan keunggulan dengan menyambar bola dari jarak dekat. Puncak kegembiraan terjadi saat kiper legendaris Guillermo Ochoa, 40 tahun, diturunkan pada menit ke-78โpenampilan keenamnya di Piala Dunia. Alvaro Fidalgo kemudian menutup pesta dengan gol ketiga di masa injury time.
Bagi Meksiko, pencapaian ini menjadi modal berharga menjelang babak 32 besar. โPelatih meminta kami bermain dengan kepribadian, seperti di klub, dan memberikan segalanya untuk negara karena kami tak akan pernah menjadi tuan rumah lagi,โ ujar gelandang Obed Vargas seusai pertandingan. Sementara itu, Ceko harus menerima kenyataan pahit tersingkir setelah hanya mengoleksi satu poin dari tiga laga.
Kesuksesan Meksiko juga menjadi sorotan bagi penggemar sepak bola Indonesia. Timnas Garuda, yang tengah berjuang di kualifikasi Piala Dunia zona Asia, bisa menjadikan konsistensi dan soliditas pertahanan Meksiko sebagai contoh. Apalagi, Indonesia juga pernah merasakan euforia menjadi tuan rumah turnamen besar, meski belum sekelas Piala Dunia.
Dengan performa impresif ini, Meksiko dianggap sebagai kandidat kuat untuk melaju jauh. Pertanyaan besarnya: mampukah mereka mempertahankan tren positif saat berhadapan dengan lawan-lawan tangguh di fase gugur?



