Maseko Bawa Afrika Selatan ke Babak Gugur Piala Dunia untuk Pertama Kalinya
Baca dalam 60 detik
- Gol tunggal Thapelo Maseko pada babak kedua memastikan kemenangan 1-0 Afrika Selatan atas Korea Selatan di Monterrey.
- Kemenangan ini mengantarkan Bafana Bafana lolos ke fase knockout Piala Dunia untuk pertama kalinya dalam sejarah mereka.
- Afrika Selatan akan menghadapi Kanada di Los Angeles pada 28 Juni untuk memperebutkan tiket ke perempat final.

Gol spektakuler Thapelo Maseko pada babak kedua memastikan Afrika Selatan menaklukkan Korea Selatan 1-0 dalam laga penentu Grup A Piala Dunia 2026 di Stadion Monterrey, Selasa (25/6) waktu setempat. Hasil ini mengantarkan Bafana Bafana ke babak gugur turnamen untuk pertama kalinya sepanjang partisipasi mereka di ajang empat tahunan ini.
Bermain di hadapan ribuan suporter Korea Selatan yang memenuhi tribun, Afrika Selatan justru tampil percaya diri sejak menit awal. Beberapa peluang tercipta melalui serangan balik cepat yang dipimpin Maseko, meski kerap terhenti di lini belakang lawan. Kiper Korea Selatan, Kim Seunggyu, dua kali melakukan penyelamatan gemilang, menepis tembakan jarak jauh Thalente Mbatha dan menggagalkan peluang emas Evidence Makgopa dari jarak dekat.
Pelatih Korea Selatan, Hong Myungbo, merombak strategi di babak kedua dengan memasukkan tiga pemain segar, termasuk bintang andalan Son Heungmin. Serangan bertubi-tubi dilancarkan, namun justru Afrika Selatan yang mampu memanfaatkan celah. Teshpang Moremi, yang masuk sebagai pemain pengganti, menerobos dari sisi kiri dan melepaskan umpan silang mendatar ke kotak penalti. Maseko yang berlari masuk dari sayap kanan mengontrol bola dengan tenang sebelum melepaskan tembakan kaki kiri yang bersarang di tiang dekat gawang Kim Seunggyu.
Bagi Indonesia, pencapaian Afrika Selatan ini menjadi cerminan pentingnya konsistensi program pembinaan jangka panjang. Pelatih Hugo Broos yang telah menukangi Bafana Bafana sejak 2021 berhasil membangun tim yang kompak dan disiplin secara taktik. โApa yang kami lakukan dalam lima tahun terakhir sungguh luar biasa. Ketika bekerja bersama dalam waktu lama, terjalin koneksi yang melampaui hubungan pelatih-pemain; kami telah menjadi teman,โ ujar Broos dalam konferensi pers usai pertandingan. Pernyataan ini relevan bagi Indonesia yang tengah gencar membangun fondasi sepak bola nasional di bawah arahan pelatih asing dan program naturalisasi.
Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Korea Selatan yang harus pulang lebih awal. Hong Myungbo dengan jujur mengakui kegagalannya. โSaya percaya para pemain sudah memberikan segalanya, tapi kami kecewa kebobolan lebih dulu. Tanggung jawab ini sepenuhnya ada di pundak saya sebagai pelatih kepala,โ katanya. Sementara itu, Maseko yang menjadi pahlawan kemenangan mengaku masih sulit percaya. โIni seperti mimpi. Terima kasih kepada para penggemar yang selalu mendukung. Gol ini untuk semua yang percaya pada kami, juga untuk mereka yang meragukan,โ ucap pemain sayap berusia 22 tahun itu.
Langkah Afrika Selatan selanjutnya adalah menghadapi Kanada, runner-up Grup B, di Los Angeles pada 28 Juni. Pertandingan ini akan menjadi ujian berat bagi Bafana Bafana yang belum pernah melaju sejauh ini. Bisakah mereka melanjutkan kejutan dan menembus perempat final? Ataukah pengalaman Kanada yang lebih matang akan menjadi penghalang? Jawabannya akan diketahui dalam beberapa hari ke depan.



