Juventus Beri Diskon untuk Miretti, Bologna dan Villarreal Masih Bernegosiasi
Baca dalam 60 detik
- Juventus membuka pintu keluar bagi Fabio Miretti dengan banderol โฌ12-14 juta, turun dari โฌ20 juta, demi memenuhi target keuangan sebelum 30 Juni.
- Bologna menjadi kandidat terdepan, namun negosiasi terganjal perbedaan nilai transfer dan formula kepindahan (pinjaman atau permanen).
- Villarreal juga mengincar gelandang Italia tersebut, tetapi Miretti lebih memilih bertahan di Serie A, sementara Fiorentina siap mengintai.

Juventus bertekad melepas Fabio Miretti pada bursa transfer musim panas ini, namun negosiasi dengan Bologna dan Villarreal masih jauh dari kata sepakat. Klub asal Turin itu mematok harga sekitar โฌ12-14 juta untuk gelandang berusia 22 tahun tersebut, angka yang sudah lebih rendah dari permintaan awal โฌ20 juta. Meski demikian, tawaran yang masuk dari kedua klub peminat dinilai masih di bawah ekspektasi.
Miretti, yang merupakan produk asli akademi Juventus, akan genap berusia 23 tahun pada Agustus mendatang. Penjualannya akan tercatat sebagai keuntungan murni (pure profit) dalam pembukuan klub, mengingat tidak ada biaya transfer yang dikeluarkan saat ia naik ke tim utama. Hal ini menjadi krusial bagi Juventus yang tengah berupaya menyeimbangkan neraca keuangan sebelum 30 Juni, batas akhir tahun fiskal klub. Kegagalan lolos ke Liga Champions musim depan membuat tekanan finansial semakin besar.
Menurut laporan Sky Sport Italia dan Sportitalia, Bologna menjadi klub yang paling serius mengejar Miretti. Kedua pihak dikabarkan terus berkomunikasi untuk menjembatani perbedaan harga. Namun, sumber yang sama menyebutkan bahwa proposal Bologna masih jauh dari angka yang diminta Juventus. Selain soal fee, struktur transfer juga menjadi ganjalanโapakah akan berupa pinjaman dengan opsi atau kewajiban tebus, atau langsung permanen.
Villarreal, klub La Liga, juga dikabarkan tertarik memboyong pemain timnas Italia itu. Namun, Miretti dikabarkan lebih memilih bertahan di Serie A. Fiorentina pun disebut-sebut siap bergerak jika negosiasi Bologna-Juventus gagal. Situasi ini memberikan sedikit kelegaan bagi Juventus karena persaingan antarklub bisa mendongkrak harga jual.
Bagi pengamat sepak bola Italia, kasus Miretti menjadi cermin bagaimana Juventus harus beradaptasi dengan realitas finansial pasca-pandemi dan absennya pendapatan Liga Champions. Penjualan pemain muda seperti Miretti menjadi strategi yang tak terhindarkan. Pertanyaannya, akankah Bologna atau Villarreal menyetujui angka yang diminta Juventus? Atau justru klub lain yang akan memanfaatkan kebuntuan ini?



