Ronaldo Cetak Rekor Baru di Piala Dunia 2026, Inggris Gagal Bungkam Ghana
Baca dalam 60 detik
- Cristiano Ronaldo menjadi pemain pertama yang mencetak gol di enam edisi Piala Dunia, sekaligus memperkuat statusnya sebagai ikon Portugal.
- Inggris mendominasi penguasaan bola namun gagal mencetak gol melawan Ghana, mencatatkan rekor minor sebagai negara dengan hasil imbang tanpa gol terbanyak di Piala Dunia.
- Ante Budimir menjadi pahlawan dari bangku cadangan, membawa Kroasia mengalahkan Panama dan menjaga peluang lolos ke babak berikutnya.

Piala Dunia 2026 terus menyajikan drama dan rekor baru. Pada laga Matchday 13, Cristiano Ronaldo kembali membuktikan diri sebagai fenomena sepak bola dengan membawa Portugal meraih kemenangan telak, sementara Inggris harus puas berbagi angka dengan Ghana setelah gagal memanfaatkan segudang peluang.
Ronaldo, yang kini berusia 41 tahun, membuka keunggulan Portugal hanya dalam enam menit melalui penyelesaian klinis. Gol tersebut membuatnya menjadi pemain pertama dalam sejarah yang mencetak gol di enam edisi Piala Dunia. Tak berhenti di situ, ia menambah gol keduanya di babak kedua, sekaligus melewati catatan Eusebio sebagai pencetak gol terbanyak Portugal di turnamen ini. Kemenangan 3-0 atas lawan yang tangguh membawa Portugal selangkah lebih dekat ke babak gugur.
Di sisi lain, Inggris menghadapi frustrasi besar. Meskipun mendominasi penguasaan bola hingga 79 persen dan melepaskan 18 tembakan, The Three Lions tak mampu menembus pertahanan Ghana yang disiplin. Kiper Benjamin Asare tampil gemilang, sementara Kojo Peprah Oppong dan Jonas Adjetey melakukan blok krusial. Hasil imbang tanpa gol ini menambah catatan buruk Inggris: mereka kini memiliki 13 hasil imbang 0-0 di Piala Dunia, terbanyak dibandingkan negara mana pun. Jude Bellingham, yang baru berusia 22 tahun, menjadi pemain termuda yang mencapai 50 caps bersama Inggris, namun prestasi pribadi itu tak cukup menghibur.
Kroasia, yang sempat diragukan, akhirnya bangkit berkat aksi supersub Ante Budimir. Pemain berusia 34 tahun yang musim lalu tajam bersama Osasuna di La Liga itu masuk pada babak kedua dan mencetak gol penentu kemenangan berkat assist brilian Mario Pasalic dan umpan silang Josip Stanisic. Kemenangan 1-0 ini membuat Kroasia tetap bersaing di grup, sementara Panama harus angkat koper lebih awal.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, performa Ronaldo dan Inggris menjadi pengingat bahwa usia bukanlah halangan, namun konsistensi dan kerja tim tetap kunci. Sementara itu, kegagalan Inggris mencetak gol meski dominan bisa menjadi pelajaran berharga bagi timnas Indonesia yang kerap menghadapi situasi serupa di level Asia. Pelatih Shin Tae-yong tentu mencatat pentingnya efektivitas di depan gawang.
Laga selanjutnya pada 24 Juni akan mempertemukan Bosnia vs Qatar, Swiss vs Kanada, Ceko vs Meksiko, Afrika Selatan vs Korea Selatan, Maroko vs Haiti, dan Skotlandia vs Brasil. Dua laga terakhir menjadi sorotan karena Brasil dan Maroko sama-sama difavoritkan, sementara Haiti dan Skotlandia berjuang untuk menjaga asa.
Dengan Ronaldo yang terus memecahkan rekor dan Inggris yang masih mencari solusi di lini depan, Piala Dunia 2026 semakin menarik untuk diikuti. Akankah Portugal akhirnya meraih gelar? Atau justru tim kuda hitam seperti Kroasia yang akan mengejutkan? Hanya waktu yang akan menjawab.



