Gary O'Neil Resmi Tangani Ipswich Town: Target Bertahan di Premier League
Baca dalam 60 detik
- Ipswich Town menunjuk Gary O'Neil sebagai manajer baru dengan kontrak tiga tahun, menggantikan Kieran McKenna yang mundur.
- O'Neil sebelumnya menangani Strasbourg dan membawa tim itu ke posisi kedelapan Ligue 1 serta semifinal Liga Konferensi Eropa.
- Klub bertekad memperkuat skuad demi bertahan di Premier League, dengan O'Neil mendapat dukungan penuh dari manajemen.

Ipswich Town resmi menunjuk Gary O'Neil sebagai manajer baru mereka, menggantikan Kieran McKenna yang mengundurkan diri awal bulan ini. Pelatih berusia 43 tahun itu menandatangani kontrak berdurasi tiga tahun setelah dilepas oleh Strasbourg dengan biaya kompensasi mencapai 5 juta euro atau sekitar ยฃ4,3 juta.
O'Neil bukanlah nama asing di sepak bola Inggris. Sebelum menangani Strasbourg pada Januari lalu, ia pernah melatih Bournemouth dan Wolverhampton Wanderers di Premier League. Bersama Strasbourg, ia berhasil membawa tim finis di posisi kedelapan Ligue 1 dan menembus semifinal Liga Konferensi Eropa, sebuah pencapaian bersejarah bagi klub Prancis tersebut. Kini, ia kembali ke Premier League setelah 18 bulan absen.
"Merupakan suatu kehormatan untuk ditunjuk sebagai manajer klub besar ini," ujar O'Neil dalam pernyataan resminya. "Saya telah mengikuti perkembangan klub dalam beberapa tahun terakhir, dan kini mendapat kesempatan memimpin Ipswich Town di Premier League adalah sesuatu yang sangat saya nantikan." Ia juga menegaskan ambisi klub tidak hanya sekadar bertahan, tetapi juga tumbuh dan meraih lebih banyak prestasi.
Proses perekrutan O'Neil berlangsung cepat. Ipswich sebenarnya juga mempertimbangkan Ole Gunnar Solskjaer, mantan manajer Manchester United, namun O'Neil telah lama menjadi incaran utama. Manajemen klub sudah bersiap menghadapi kepergian McKenna, yang memutuskan mundur untuk beristirahat dan menghabiskan lebih banyak waktu bersama keluarga, meskipun ia sempat dikaitkan dengan kursi kepelatihan Fulham.
Dalam negosiasi, O'Neil meminta jaminan terkait kebijakan rekrutmen dan kekuatan belanja klub. Pertanyaan-pertanyaan itu terjawab setelah ia berbicara dengan Behdad Eghbali, pemilik bersama Chelsea dan pemegang saham mayoritas BlueCoโkonsorsium yang memiliki Chelsea dan Strasbourg. Eghbali awalnya ingin mempertahankan O'Neil di Strasbourg, namun dengan anggaran yang ketat dan kepergian pemain kunci seperti Emmanuel Emegha dan Valentin Barco ke Chelsea, keputusan untuk melepas O'Neil menjadi lebih mudah.
Ipswich sendiri diyakini akan berbelanja besar untuk memperkuat skuad demi bertahan di Premier League. Target utama adalah bersaing dengan enam tim terbawah. Manajemen merasa tim lebih siap dibandingkan saat promosi dua tahun lalu, berkat kerja keras McKenna yang membawa Ipswich promosi beruntun dari League One. O'Neil akan mendapat dukungan penuh, dan ini menjadi kesempatan emas baginya untuk membangun kembali reputasi setelah masa-masa singkat di Bournemouth dan Wolves.
Laga perdana Ipswich Town musim ini akan berlangsung pada 22 Agustus melawan Sunderland di kandang sendiri. Pertanyaan besarnya, mampukah O'Neil mengulang kesuksesan McKenna dan membawa Ipswich bertahan di kasta tertinggi sepak bola Inggris?



