Sea of Thieves Berlayar ke Layar Lebar: Film Live-Action dalam Pengembangan
Baca dalam 60 detik
- Rare dan Microsoft mengonfirmasi adaptasi live-action Sea of Thieves yang diproduseri sutradara Shang-Chi, Destin Daniel Cretton.
- Proyek ini menjadi bagian dari tren Hollywood menggarap properti video game, menyusul sukses The Last of Us dan Super Mario Bros.
- Belum ada sutradara atau jadwal rilis, namun potensi pasar Asia Tenggara, termasuk Indonesia, bisa menjadi pertimbangan strategis.

Petualangan bajak laut digital Sea of Thieves akan segera berlayar ke layar lebar dalam format live-action. Proyek adaptasi video game populer garapan Rare ini tengah dalam tahap awal pengembangan, dengan Destin Daniel Crettonโsutradara di balik Shang-Chi and the Legend of the Ten Ringsโditunjuk sebagai produser.
Kabar ini menambah daftar panjang properti game yang diadaptasi Hollywood. Sea of Thieves, yang dirilis pada 2018, berhasil mengumpulkan lebih dari 40 juta pemain di seluruh dunia berkat konsep dunia terbuka dan elemen kerja sama tim. Kini, semesta tersebut akan dieksplorasi dalam medium baru yang menjanjikan jangkauan lebih luas.
Meski demikian, proyek ini masih berada di tahap awal. Hingga saat ini, belum ada nama sutradara yang diumumkan, dan jadwal rilis pun belum ditetapkan. Langkah ini menunjukkan bahwa Microsoft selaku pemilik hak cipta serius menggarap potensi sinematik dari waralaba andalannya.
Keterlibatan Cretton menjadi sorotan. Sutradara yang juga dikenal lewat The Glass Castle dan Spider-Man: A New Generation (sebagai produser) memiliki rekam jejak dalam menggabungkan aksi spektakuler dengan kedalaman karakter. Pendekatan ini diyakini cocok untuk menghidupkan dunia bajak laut yang penuh misteri dan petualangan.
Bagi Indonesia, berita ini memiliki resonansi tersendiri. Komunitas gamer Tanah Air cukup aktif di Sea of Thieves, terutama sejak game tersebut tersedia di layanan Game Pass. Potensi adaptasi film juga membuka peluang bagi penonton lokal untuk menikmati cerita yang lebih familiar dengan latar bahari, mengingat budaya maritim Indonesia yang kaya.
Namun, tantangan adaptasi game ke film tetap ada. Sejarah mencatat banyak proyek serupa gagal memuaskan penggemar setia. Keberhasilan The Super Mario Bros. Movie dan serial The Last of Us menjadi tolok ukur baru, tetapi Sea of Thieves memiliki tantangan unik: bagaimana menerjemahkan gameplay yang sangat bergantung pada interaksi pemain ke dalam narasi linear.
Belum ada informasi lebih lanjut mengenai plot atau pemain yang akan terlibat. Yang jelas, proyek ini masih membutuhkan waktu untuk menemukan visi kreatif yang tepat. Pertanyaan besarnya: akankah film ini mampu menangkap esensi kebebasan dan kejutan yang membuat game-nya begitu adiktif?



