Persis Solo Rekrut Top Skor EPA, Ahmad Mujadid Siap Bawa Tim ke Liga 1
Baca dalam 60 detik
- Persis Solo resmi mengontrak Ahmad Mujadid, penyerang muda yang menjadi top skor EPA Super League 2025/2026 bersama Persija U-20.
- Pemain kelahiran Sukoharjo ini merupakan rekrutan pertama Persis untuk musim Championship 2026/2027, dengan target promosi ke Liga 1.
- Mujadid, yang juga adik dari mantan pemain Persis, berharap dukungan suporter menjadi kekuatan tambahan bagi tim.

Persis Solo memulai persiapan menuju Championship 2026/2027 dengan mendatangkan striker muda tajam, Ahmad Mujadid, yang musim lalu menjadi top skor Elite Pro Academy (EPA) Super League. Pemain berusia 18 tahun itu diperkenalkan secara resmi pada Senin (22/6/2026) malam, menjadi rekrutan pertama Laskar Sambernyawa untuk musim depan.
Bagi Mujadid, bergabung dengan Persis adalah langkah besar dalam karier profesionalnya. Klub asal Solo ini menjadi tim profesional pertama yang ia bela. โSenang sekali bisa diberi kesempatan bergabung dengan Persis, apalagi saya asli Kota Solo jadi bisa membela tanah kelahiran,โ ujarnya dalam sesi perkenalan.
Mujadid bukanlah nama asing di pentas usia muda Indonesia. Sebelumnya, ia menjadi andalan lini depan Persija Jakarta U-20 dan sukses membawa timnya juara EPA Super League 2025/2026. Ketajamannya di depan gawang lawan membuatnya meraih gelar top skor dengan koleksi 27 gol dan dua assist dari 29 pertandingan. Catatan impresif ini menjadi modal berharga bagi Persis yang tengah membangun skuad kompetitif.
Langkah Persis mengamankan jasa Mujadid menunjukkan ambisi besar untuk segera kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Setelah terdegradasi ke Championship, tim asuhan Ricky Nelson perlu menyusun ulang kekuatan. Mujadid diharapkan menjadi ujung tombak yang mampu menjebol pertahanan lawan secara konsisten. โTarget saya bisa mengembalikan Persis ke Liga 1 dan membantu tim menjadi lebih baik,โ tegas pemain jebolan PFA Sukoharjo itu.
Menariknya, Mujadid adalah adik kandung Muhammad Isa, mantan pemain Persis yang juga berposisi sebagai bek. Ikatan emosional dengan klub dan daerah asal menjadi faktor pendorong tersendiri. Ia pun meminta dukungan penuh dari suporter setia Persis. โSemoga kedatangan saya bisa membawa perubahan positif untuk klub ini,โ harapnya.
Dengan rekrutan ini, Persis tidak hanya mendapatkan pemain haus gol, tetapi juga investasi jangka panjang. Usia Mujadid yang masih sangat muda memungkinkannya berkembang bersama tim. Jika mampu mempertahankan ketajaman seperti di level EPA, bukan tidak mungkin ia menjadi salah satu penyerang paling ditakuti di Championship musim depan.
Pertanyaan besarnya, akankah kombinasi antara pemain muda potensial dan pengalaman pelatih Ricky Nelson cukup untuk mengantarkan Persis kembali ke Liga 1? Jawabannya akan mulai terlihat saat kompetisi bergulir.



