PSIS Pertahankan Rizky Darmawan, Fondasi Kiper untuk Misinya Promosi
Baca dalam 60 detik
- PSIS Semarang resmi memperpanjang kontrak kiper Rizky Darmawan untuk musim 2026/2027, menandakan kepercayaan klub pada pengalaman dan loyalitasnya.
- Rizky mencatat tiga clean sheet dalam 18 laga Championship 2025/2026, menjadi pilar di bawah mistar meski tim bertahan di kasta kedua.
- Langkah ini bagian dari strategi PSIS membangun skuad kompetitif di bawah pelatih baru Widodo Cahyono Putro untuk mengejar tiket promosi.

PSIS Semarang memastikan salah satu pilar utamanya tetap berseragam Laskar Mahesa Jenar untuk musim depan. Klub asal Kota Lumpia itu resmi memperpanjang kontrak kiper Rizky Darmawan pada Senin (22/6/2026) malam, menegaskan kepercayaan manajemen terhadap kemampuan penjaga gawang berusia 32 tahun tersebut di tengah persiapan menatap Championship 2026/2027.
Keputusan mempertahankan Rizky Darmawan bukan tanpa alasan. Sepanjang Pegadaian Championship 2025/2026, ia tampil dalam 18 pertandingan dengan mencatatkan tiga clean sheet dan kebobolan 35 gol. Meski angka kebobolan tergolong tinggi, kontribusinya dinilai vital dalam membantu PSIS bertahan di kasta kedua sepak bola Indonesia. Asisten Manajer PSIS, Moch. Reza Handhika, mengungkapkan bahwa proses evaluasi melibatkan tim pelatih dan manajemen, yang sepakat bahwa Rizky masih layak menjadi andalan.
โKami masih percaya dengan kemampuan Rizky Darmawan. Selain kualitas sebagai kiper, ia menunjukkan loyalitas dan komitmen yang baik selama membela PSIS,โ ujar Reza. Dengan pengalaman yang dimiliki, Rizky diharapkan menjadi figur sentral, baik di ruang ganti maupun di bawah mistar, dalam perjuangan tim musim depan.
Perpanjangan kontrak Rizky Darmawan menjadi bagian dari strategi PSIS membangun fondasi tim yang solid. Hingga saat ini, Laskar Mahesa Jenar sudah memiliki tujuh pemain yang dipastikan menjadi pilar musim depan, termasuk winger muda Krisna Jhon yang juga dipertahankan. Selain itu, manajemen telah memperkenalkan enam pemain anyar: Hari Nur Yulianto, Syahrian Abimanyu, Ray Redondo, Komang Tri, dan Agus Nova. Langkah ini menunjukkan keseriusan klub dalam merombak skuad agar lebih kompetitif.
Tak hanya di lini pemain, PSIS juga melakukan perubahan di kursi pelatih. Widodo Cahyono Putro ditunjuk sebagai head coach dengan durasi kontrak satu musim. Kehadiran pelatih berpengalaman itu diharapkan mampu membawa filosofi permainan yang lebih tajam dan mewujudkan ambisi promosi ke kasta tertinggi. Widodo dikenal memiliki rekam jejak dalam membangun tim dari bawah, sehingga sinergi dengan pemain senior seperti Rizky Darmawan menjadi kunci.
Bagi PSIS, mempertahankan kiper senior adalah langkah strategis di tengah persaingan ketat Championship. Dengan pengalaman Rizky yang pernah merasakan atmosfer Liga 1, ia diharapkan menjadi mentor bagi kiper muda sekaligus penjaga gawang yang tangguh. Pertanyaan besarnya, apakah kombinasi antara pemain berpengalaman dan pelatih anyar ini cukup untuk membawa PSIS kembali ke kasta elite? Hanya waktu yang akan membuktikan, namun langkah awal ini menunjukkan arah yang jelas.



