Spurs Siapkan Tawaran Rp1,5 Triliun untuk Gakpo: Suksesor Son di Sayap Kiri?
Baca dalam 60 detik
- Tottenham Hotspur dikabarkan menawarkan kontrak hingga 2031 kepada Cody Gakpo dengan nilai transfer mencapai ยฃ73 juta atau sekitar Rp1,5 triliun.
- Gakpo dinilai sebagai kandidat ideal menggantikan peran Heung-min Son di sisi kiri serangan Spurs, dengan gaya bermain direct dan produktivitas gol yang mirip.
- Langkah ini menjadi bagian dari belanja besar-besaran Tottenham di bawah pelatih anyar Roberto De Zerbi, setelah musim lalu finis di peringkat 17 Premier League.

Tottenham Hotspur dikabarkan telah menawarkan kontrak jangka panjang kepada penyerang Liverpool, Cody Gakpo, sebagai bagian dari rencana ambisius mereka membangun kembali skuad pasca-kepergian Heung-min Son. Klub asal London Utara itu disebut siap menggelontorkan dana hingga ยฃ73 juta atau setara Rp1,5 triliun untuk memboyong pemain asal Belanda tersebut ke Tottenham Hotspur Stadium.
Menurut laporan yang beredar di Italia, manajer anyar Spurs, Roberto De Zerbi, secara pribadi menginginkan Gakpo untuk memperkuat lini serang timnya. Negosiasi dengan pemain berusia 27 tahun itu disebut sudah berjalan, dengan tawaran kontrak hingga 2031 telah disodorkan. Langkah ini menjadi sinyal bahwa Tottenham tidak main-main dalam upaya mereka bangkit dari keterpurukan musim lalu, di mana mereka hanya mampu finis di peringkat ke-17 Premier League.
Gakpo, yang bergabung dengan Liverpool pada Januari 2023, memang mengalami pasang surut performa. Namun, pada musim 2024/25 saat The Reds meraih gelar juara liga, ia mencatatkan 18 gol dan 7 assist dalam 49 penampilan di semua kompetisi. Musim lalu, kontribusinya menurun menjadi 9 gol dari 52 laga, tetapi ia mulai menunjukkan kebangkitan dengan dua gol untuk Timnas Belanda saat mengalahkan Swedia 5-1 di ajang Piala Dunia.
Perbandingan dengan Son memang tak terhindarkan. Selama membela Spurs, pemain asal Korea Selatan itu menjadi ikon dengan torehan 173 gol dan 101 assist dalam 454 pertandingan. Data dari Scout Lab bahkan menempatkan Son sebagai pemain paling mirip ke-19 dengan Gakpo di lima liga top Eropa pada musim 2024/25. Keduanya sama-sama winger direct yang gemar membawa bola ke dalam kotak penalti dan memotong dari sisi kiri. Statistik dribel sukses per 90 menit keduanya pun hampir identik, meski Son unggul dalam umpan progresif.
Meski banderol ยฃ73 juta terbilang fantastis, Gakpo dinilai sebagai opsi yang lebih matang dibanding target lain seperti Savinho dari Manchester City. Kehadirannya diharapkan bisa mengisi kekosongan yang ditinggalkan Son, yang pergi setelah membawa Spurs meraih trofi Liga Europa. Namun, tantangan terbesar De Zerbi adalah mengembalikan konsistensi Gakpo yang sempat menurun dalam setahun terakhir.
Di bursa transfer musim panas ini, Tottenham sejauh ini sudah mendatangkan Andy Robertson, Jan Paul van Hecke, dan Marcos Senesi untuk memperkuat lini belakang. Gakpo menjadi bidikan utama di sektor depan, sementara lini tengah juga tengah diincar dengan target seperti Sandro Tonali dari Newcastle dan Mateus Fernandes dari West Ham. Jika semua rencana terealisasi, Spurs diprediksi akan tampil lebih kompetitif musim depan.
Pertanyaan yang tersisa: akankah Gakpo mampu menjadi sosok sekaliber Son di London Utara, atau justru menjadi investasi mahal yang tidak membuahkan hasil? Musim depan akan menjadi jawabannya.



