Arsenal Siapkan Dana Rp1,8 Triliun untuk Morgan Rogers, Odegaard Terancam Dilepas
Baca dalam 60 detik
- Arsenal dikabarkan akan mengajukan tawaran perdana senilai £80 juta untuk Morgan Rogers, dengan potensi total mencapai £100 juta.
- Penurunan performa Martin Odegaard dalam dua musim terakhir membuat posisinya sebagai kapten dan pemain inti mulai dipertanyakan.
- Kedatangan Rogers bisa mempercepat kepergian Odegaard, yang kabarnya sudah mulai dipertimbangkan Arsenal untuk dilepas dengan harga pantas.

Arsenal dikabarkan akan mengajukan tawaran resmi untuk Morgan Rogers dalam waktu dekat, sebuah langkah yang berpotensi mengubah komposisi lini serang The Gunners sekaligus memicu kepergian kapten Martin Odegaard. Klub asal London utara itu disebut siap memulai negosiasi dengan Aston Villa di angka £80 juta, dengan target akhir mencapai £100 juta.
Kabar ini mencuat di tengah kebutuhan Arsenal untuk memperkuat skuad setelah sukses merebut gelar Premier League musim lalu. Namun, di balik euforia juara, ada kekhawatiran terhadap performa Odegaard yang terus menurun. Dalam dua musim terakhir, gelandang asal Norwegia itu hanya mencetak empat gol di liga—satu gol di musim 2025/26 dan tiga gol di musim sebelumnya. Padahal, pada musim 2022/23 ia menjadi gelandang paling produktif dengan 15 gol.
Menurut jurnalis Ben Jacobs dalam podcast Latte Firm Arsenal, Rogers sudah menyatakan keinginannya pindah ke Emirates dan tidak akan ada masalah dalam negosiasi personal. "Saya yakin Arsenal akan merekrut Morgan Rogers. Ia adalah target utama untuk posisi sayap kiri atau gelandang serang," ujar Jacobs. Ia menambahkan bahwa Aston Villa, meski lolos ke Liga Champions, membutuhkan penjualan besar untuk menyeimbangkan keuangan klub. Kesepakatan awal diperkirakan mulai dari £80 juta, namun Villa berharap terjadi perang penawaran yang mendongkrak harga hingga £100 juta.
Perbandingan statistik antara Odegaard dan Rogers menunjukkan perbedaan signifikan. Rogers, yang baru berusia 23 tahun, telah mencetak 14 gol dalam dua musim beruntun. Kemampuannya dalam membawa bola, duel, dan daya gedor menjadi nilai lebih dibanding Odegaard. Namun, dari segi kreasi peluang, Odegaard masih unggul—hanya tiga pemain Premier League yang mencatat lebih banyak umpan kunci per 90 menit darinya musim lalu. Meski begitu, konsistensi dan kebugaran Odegaard dinilai menurun drastis.
BBC Sport melalui jurnalis Sami Mokbel juga mengonfirmasi adanya bisik-bisik di bursa transfer bahwa Arsenal mungkin akan melepas Odegaard jika ada tawaran yang sesuai. "Ada beberapa bisikan selama musim panas bahwa Arsenal tertarik melepas Martin Odegaard dengan harga yang tepat," ungkap Mokbel. Kedatangan Rogers bisa mempercepat proses tersebut, mengingat gaya bermain keduanya cukup berbeda. Rogers lebih eksplosif dan langsung ke gawang, sementara Odegaard lebih sebagai pengatur serangan.
Jika transfer ini terwujud, Arsenal tidak hanya mendapatkan pemain muda potensial, tetapi juga memberi sinyal bahwa era baru di lini serang akan segera dimulai. Leandro Trossard juga disebut-sebut bisa menjadi korban berikutnya dari perombakan skuad. Pertanyaannya, mampukah Arteta memadukan Rogers dengan bintang-bintang lain seperti Bukayo Saka dan Gabriel Martinelli untuk mempertahankan gelar juara?



