Bersaing dengan Raksasa Eropa, Besiktas Tawarkan Gaji Fantastis untuk Vlahovic
Baca dalam 60 detik
- Klub Turki Besiktas siap memberikan gaji €10 juta per musim dan bonus tanda tangan €5 juta untuk membujuk Dusan Vlahovic hengkang dari Juventus secara gratis.
- Vlahovic masih menimbang tawaran tersebut sambil menunggu peluang dari klub elit Eropa seperti Barcelona, Atletico Madrid, atau Bayern Munich.
- Keputusan Vlahovic akan berdampak pada bursa transfer striker Eropa, mengingat statusnya sebagai salah satu penyerang haus gol yang tersedia gratis.

Masa depan Dusan Vlahovic di Juventus semakin tidak menentu setelah klub raksasa Turki, Besiktas, dikabarkan siap mengajukan tawaran menggiurkan untuk merekrut striker Serbia tersebut secara gratis pada bursa transfer musim panas ini.
Menurut laporan La Gazzetta dello Sport, Besiktas menawarkan gaji sebesar €10 juta per musim, bonus tanda tangan €5 juta, serta jaminan akan kembali bekerja sama dengan pelatih Vincenzo Italiano, arsitek di balik performa terbaik Vlahovic saat di Fiorentina. Pada paruh pertama musim 2021-22, Vlahovic mencetak 17 gol dalam 21 pertandingan Serie A di bawah arahan Italiano, menjadikannya salah satu penyerang paling mematikan di Eropa saat itu.
Namun, Vlahovic dikabarkan belum sepenuhnya yakin pindah ke Turkiye pada tahap kariernya saat ini. Pemain berusia 26 tahun itu lebih memilih menunggu tawaran dari klub-klub papan atas Eropa seperti Barcelona, Atletico Madrid, atau Bayern Munich. Sikap hati-hati ini menunjukkan bahwa Vlahovic masih mengincar panggung tertinggi sepak bola Eropa, meski tawaran Besiktas secara finansial sangat kompetitif.
Kontrak Vlahovic di Juventus akan habis pada akhir Juni, membuatnya bisa pergi secara gratis. Situasi ini ironis mengingat Juventus pernah mengeluarkan dana besar untuk mendatangkannya dari Fiorentina pada Januari 2022, menjadikannya pembelian termahal dalam sejarah Serie A pada jendela transfer musim dingin. Upaya Juventus memperpanjang kontrak dengan tawaran gaji €8 juta per musim—turun dari €12 juta yang diterimanya musim lalu—ditolak, membuka peluang bagi klub lain.
Bagi sepak bola Indonesia, pergerakan Vlahovic menarik dicermati karena menunjukkan bagaimana klub di luar lima liga top Eropa mampu bersaing secara finansial. Jika Besiktas berhasil, ini akan menjadi sinyal bahwa klub Turki semakin agresif di pasar transfer, mirip dengan strategi klub-klub Arab Saudi yang merekrut bintang Eropa. Namun, keputusan Vlahovic juga akan memengaruhi persaingan di Serie A, karena kepergiannya bisa melemahkan Juventus yang tengah membangun kembali tim.
Analis sepak bola Italia, Matteo Moretto, menilai bahwa Vlahovic masih memiliki ambisi besar untuk bermain di Liga Champions. “Dia ingin membuktikan diri di level tertinggi, dan Turki mungkin bukan destinasi ideal untuk ambisi itu,” ujarnya. Meski demikian, tawaran Besiktas tidak bisa diabaikan, terutama dengan kehadiran Italiano yang pernah membangkitkan performa terbaiknya.
Ke depannya, keputusan Vlahovic akan menjadi barometer daya tarik klub-klub Eropa non-elite di mata pemain bintang. Apakah ia akan memilih jaminan finansial dan kenyamanan bersama mantan pelatih, atau mengejar tantangan di kompetisi paling bergengsi? Jawabannya akan diketahui dalam beberapa pekan mendatang, saat bursa transfer musim panas resmi dibuka.



