Newcastle Siapkan £40 Juta untuk Liam Delap: Rekrutan Berisiko ala Anthony Gordon?
Baca dalam 60 detik
- Newcastle United dikabarkan akan mengajukan tawaran £40 juta untuk merekrut Liam Delap dari Chelsea, menyusul kegagalan mendapatkan Victor Munoz.
- Delap, yang hanya mencetak dua gol musim lalu di Chelsea, diharapkan bisa bangkit seperti Anthony Gordon di bawah asuhan Eddie Howe.
- Kesuksesan Gordon yang dibeli dengan harga serupa pada 2023 menjadi tolok ukur, meski Delap dianggap berisiko tinggi karena performa inkonsisten.

Newcastle United tengah mempertimbangkan langkah berani dengan mengincar Liam Delap, striker Chelsea yang nyaris terlupakan, sebagai investasi baru di lini depan. Klub asal Tyneside itu dilaporkan siap menggelontorkan dana sekitar £40 juta—angka yang persis sama dengan yang mereka bayarkan untuk Anthony Gordon dua tahun lalu. Langkah ini muncul setelah Newcastle gagal mengamankan tanda tangan Victor Munoz dari Osasuna, yang akhirnya memilih bergabung dengan Liverpool.
Delap, yang sempat menjadi andalan Ipswich Town dengan 12 gol di musim 2024/25, justru mengalami musim sulit di Chelsea dengan hanya dua gol. Performa buruk itu membuatnya terpinggirkan di Stamford Bridge dan kini masuk dalam daftar jual. Namun, Newcastle melihat potensi besar dalam diri pemain berusia 22 tahun tersebut, terutama setelah melihat bagaimana Eddie Howe berhasil mentransformasi Gordon dari pemain biasa menjadi mesin gol yang laku £69 juta ke Barcelona.
Manajer Newcastle, Eddie Howe, dikenal sebagai pelatih yang mampu mengangkat performa pemain muda. Bruno Guimaraes, gelandang andalan Newcastle, pernah menyebut Howe sebagai "manusia luar biasa" yang mampu membangun kepercayaan diri pemain. Hal inilah yang diharapkan bisa terjadi pada Delap, yang disebut mantan rekan setimnya di Ipswich, Alex Palmer, sebagai "monster" saat dalam performa terbaik.
Meski demikian, langkah ini tidak lepas dari risiko. Delap dianggap sebagai "flop" di Chelsea, dan tekanan untuk tampil di Premier League bersama Newcastle bisa menjadi bumerang. Namun, manajemen Newcastle tampaknya percaya pada kemampuan Howe untuk mengulang kesuksesan bersama Gordon. Saat pertama kali direkrut dari Everton, Gordon hanya mencatatkan tujuh gol dan delapan assist dalam 78 penampilan. Di bawah asuhan Howe, ia berkembang menjadi pemain dengan 39 gol dan 28 assist dalam 152 pertandingan sebelum pindah ke Barcelona.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, langkah Newcastle ini menarik untuk diikuti. Jika berhasil, Delap bisa menjadi contoh bagaimana klub Premier League berani mengambil risiko pada pemain muda yang sempat meredup. Namun, jika gagal, investasi £40 juta bisa menjadi blunder besar, terutama setelah Newcastle finis di peringkat ke-12 musim lalu dan membutuhkan perbaikan signifikan di lini depan.
Persaingan dengan Everton untuk mendapatkan tanda tangan Delap juga menambah dinamika. Kedua klub sama-sama membutuhkan striker tajam, dan keputusan Delap akan menentukan arah kariernya. Pertanyaan besarnya: mampukah Howe mengulang keajaiban Gordon pada diri Delap, atau justru sebaliknya?



