Liverpool Incar Felix Nmecha sebagai Prioritas Rekrutan Tengah Lapangan
Baca dalam 60 detik
- Liverpool telah memulai negosiasi dengan Borussia Dortmund untuk merekrut gelandang Felix Nmecha, yang disebut sebagai 'Bellingham baru'.
- Manajer baru Andoni Iraola ingin memperkuat lini tengah setelah musim 2025/26 yang mengecewakan, dengan harga transfer diperkirakan mencapai ยฃ60 juta.
- Nmecha unggul dalam statistik passing, kreativitas, dan duel dibandingkan target lain Ayyoub Bouaddi, menjadikannya pilihan ideal untuk sistem Iraola.

Liverpool dikabarkan telah membuka pembicaraan dengan Borussia Dortmund untuk mendatangkan gelandang serba bisa Felix Nmecha, menyusul performa impresifnya di Piala Dunia 2026. Langkah ini menjadi prioritas utama manajer anyar The Reds, Andoni Iraola, yang tengah membangun ulang skuad setelah musim lalu finis di peringkat kelima Premier League.
Menurut laporan BILD, Liverpool sudah menjalin kontak dengan perwakilan pemain berusia 25 tahun itu untuk menggali kemungkinan transfer di bursa musim panas ini. Manchester United juga disebut ikut dalam perburuan, namun Liverpool diyakini sebagai klub yang paling serius. Dortmund membanderol Nmecha dengan harga minimal ยฃ60 juta, angka yang dianggap wajar mengingat potensi besarnya.
Nmecha, yang sempat dijuluki sebagai "Jude Bellingham baru" oleh sebagian kalangan di Dortmund, tampil gemilang bersama timnas Jerman di Piala Dunia dengan mencetak gol pembuka saat mengalahkan Curaรงao 7-1. Pelatih Jerman Julian Nagelsmann bahkan menyebutnya "luar biasa" karena kemampuannya mengatur ritme permainan dari lini tengah.
Keputusan Liverpool untuk fokus pada Nmecha tidak lepas dari situasi lini tengah yang sedang tidak stabil. Alexis Mac Allister terus dikaitkan dengan Real Madrid, sementara Ryan Gravenberch gagal mengulangi performa terbaiknya musim lalu. Curtis Jones juga menerima tawaran dari Inter Milan, membuat Iraola perlu segera mendatangkan pengganti yang siap tempur.
Dibandingkan target lain, Ayyoub Bouaddi dari Maroko, Nmecha dinilai lebih siap bersaing di Premier League. Statistik menunjukkan Nmecha lebih dominan dalam duel udara dan penguasaan bola, dua aspek yang sangat dibutuhkan dalam sistem high-press ala Iraola. Bouaddi, meski berbakat, masih berusia 18 tahun dan mungkin membutuhkan waktu adaptasi lebih lama.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, pergerakan Liverpool di bursa transfer ini menarik untuk diikuti. Klub-klub besar Eropa semakin agresif merekrut pemain setelah Piala Dunia, dan persaingan untuk mendapatkan gelandang top seperti Nmecha bisa mempengaruhi harga pasar pemain Asia, termasuk potensi transfer pemain Indonesia ke Eropa.
Dengan dana segar yang dijanjikan pemilik klub, Iraola diyakini akan mendapatkan dukungan penuh untuk membangun tim yang kompetitif. Pertanyaan besarnya: mampukah Nmecha menjadi kunci kebangkitan Liverpool di Premier League dan Eropa musim depan?



