Xabi Alonso Incar Bek Muda Como, Chelsea Siapkan Dana Rp 900 Miliar
Baca dalam 60 detik
- Chelsea dikabarkan telah melakukan pendekatan kepada Como untuk merekrut bek tengah Jacobo Ramon, dengan nilai transfer mencapai €50 juta.
- Manajer anyar Xabi Alonso disebut menginginkan tambahan amunisi di lini belakang untuk mengakomodasi formasi tiga bek yang akan diterapkannya.
- Ramon, yang musim lalu tampil impresif bersama Como, dinilai sebagai talenta lebih besar dibanding target lain seperti Marco Palestra.

Xabi Alonso, pelatih anyar Chelsea yang akan memulai tugasnya pada musim 2026/27, langsung bergerak cepat di bursa transfer. Klub asal London Barat itu dikabarkan telah menjalin komunikasi dengan Como untuk mendatangkan bek tengah muda asal Spanyol, Jacobo Ramon. Nilai transfer pemain berusia 21 tahun itu diperkirakan mencapai €50 juta atau setara dengan Rp 900 miliar.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi Alonso yang ingin memperkuat pertahanan Chelsea. Sejak diambil alih oleh BlueCo pada 2022, Chelsea kerap menjadi kuburan bagi para pelatih. Graham Potter, Mauricio Pochettino, Enzo Maresca, dan Liam Rosenior semuanya gagal membawa stabilitas. Kini, dengan kedatangan Alonso—yang pernah membawa Bayer Leverkusen juara Bundesliga tanpa terkalahkan pada 2023/24—ada harapan baru bahwa kebijakan transfer yang lebih terarah akan diterapkan.
Alonso dikabarkan menginginkan skema 5-2-2-1, formasi yang menjadi ciri khasnya di Leverkusen. Untuk itu, ia membutuhkan bek sayap dan bek tengah berkualitas. Chelsea sebelumnya telah mengajukan tawaran untuk Marco Palestra, bek sayap Atalanta, senilai £45 juta. Namun, kebutuhan akan bek tengah dianggap lebih mendesak, apalagi jika Alonso benar-benar menerapkan tiga bek di lini belakang.
Jacobo Ramon menjadi kandidat utama. Pemain jebolan akademi Real Madrid itu tampil gemilang bersama Como musim lalu, membantu klub finis di zona Liga Champions. Dari 32 penampilan di Serie A, Ramon mencatatkan rata-rata 3,7 duel udara per 90 menit dengan tingkat keberhasilan 67 persen—angka yang menempatkannya di 10 persen bek terbaik Eropa dalam hal duel udara. Ia juga rata-rata melepas 64 operan per pertandingan, masuk dalam 6 persen bek terbaik di Italia.
Kabar ketertarikan Chelsea pertama kali diungkapkan oleh pakar transfer Fabrizio Romano. Dalam kanal YouTube-nya, Romano menyebut bahwa Chelsea dan Como sudah saling berkomunikasi terkait pemain lain, Trevoh Chalobah, dan dalam proses itu Chelsea menanyakan ketersediaan Ramon. Como disebut membanderol Ramon dengan harga €50 juta, angka yang sama dengan tawaran Chelsea untuk Palestra.
Bagi Chelsea, merekrut Ramon bisa menjadi investasi jangka panjang. Pemain yang dijuluki “magnificent” oleh pengamat bakat Jacek Kulig ini tidak hanya unggul dalam bertahan, tetapi juga menjadi ancaman di kotak penalti lawan. Dengan 0,8 tembakan kepala per 90 menit, ia hanya kalah dari dua bek lainnya di Serie A. Kombinasi kemampuan bertahan dan menyerang ini membuatnya ideal untuk sistem Alonso.
Namun, persaingan tidaklah mudah. Chelsea juga dikaitkan dengan Maxence Lacroix dari Crystal Palace, sementara Palestra masih menjadi opsi untuk posisi bek sayap. Keputusan akhir akan bergantung pada prioritas Alonso dan negosiasi dengan masing-masing klub. Pertanyaannya, akankah Chelsea kali ini benar-benar memberikan kendali penuh kepada pelatihnya dalam urusan transfer, atau kembali terjebak dalam pembelian pemain muda yang tidak teruji?



