Media Vietnam Soroti Beban Berat John Herdman: Juara AFF 2026 dan Tiket Piala Dunia 2030 Jadi Target Mutlak
Baca dalam 60 detik
- Media Vietnam Soha menyoroti tekanan besar yang dihadapi pelatih John Herdman dan skuad Garuda menjelang Piala AFF 2026, menyusul target ambisius dari pemerintah Indonesia.
- Pertemuan Presiden Prabowo dengan Herdman di Hambalang menegaskan dua misi utama: merebut gelar AFF pertama dan lolos ke Piala Dunia 2030, menjadikan ekspektasi publik melambung.
- Indonesia dan Vietnam tergabung dalam grup yang sama di Piala AFF 2026, menciptakan duel sengit antara juara bertahan dan tim yang haus gelar perdana.

Tekanan besar membayangi Timnas Indonesia jelang gelaran Piala AFF 2026, yang akan berlangsung pada 24 Juli hingga 26 Agustus mendatang. Media Vietnam, Soha, dalam laporannya menyoroti beban yang dipikul pelatih John Herdman, yang tak hanya dituntut membawa skuad Garuda meraih gelar juara untuk pertama kalinya, tetapi juga harus memastikan langkah menuju Piala Dunia 2030.
Dalam artikel berjudul 'Presiden Indonesia ingin timnya mengalahkan Vietnam untuk menjuarai Piala AFF', Soha menilai ekspektasi publik dan pemerintah Indonesia kini berada pada level yang sangat tinggi. โPelatih Indonesia John Herdman dan para pemainnya menghadapi tekanan yang sangat besar menjelang Piala AFF,โ tulis Soha, Minggu (21/6/2026). Sorotan ini muncul setelah pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto, Menpora sekaligus Ketua PSSI Erick Thohir, dan John Herdman di kawasan Hambalang, Bogor, pada Jumat (19/6/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Herdman kembali menegaskan komitmennya untuk mengantarkan Indonesia lolos ke Piala Dunia 2030. Menurut Soha, proyek ambisius itu kini menjadi prioritas utama sepak bola Indonesia, terutama setelah pencapaian nyaris lolos ke Piala Dunia 2026 yang membuat ekspektasi publik melonjak. โDi bawah kepemimpinan John Herdman, tim nasional Indonesia menargetkan tujuan ambisius untuk lolos ke Piala Dunia 2030. Hal ini dianggap sebagai prioritas utama bagi sepak bola Indonesia,โ tulis media Vietnam tersebut.
Namun, target jangka panjang itu tak serta-merta mengesampingkan misi jangka pendek. Soha menyebut Herdman juga dibebani tugas untuk membawa Indonesia menjuarai Piala AFF 2026. Catatan enam kali runner-up menjadi pengingat betapa tim Garuda kerap gagal di puncak. โYang menarik, saat bertemu dengan Presiden Indonesia, pelatih John Herdman juga diberi tugas untuk memimpin tim nasional meraih gelar juara Piala AFF untuk pertama kalinya dalam sejarah,โ lanjut Soha. Situasi ini diperparah dengan fakta bahwa Indonesia dan Vietnam berada di grup yang sama pada turnamen mendatang.
Bagi Vietnam, status juara bertahan menjadi beban tersendiri. Soha mengakui bahwa seluruh tim Vietnam diperkirakan akan menghadapi persaingan yang sangat ketat dari Indonesia di turnamen mendatang. โSaat ini, tim asuhan pelatih Kim Sang-sik merupakan juara bertahan turnamen tersebut, namun seluruh tim Vietnam diperkirakan akan menghadapi persaingan yang sangat ketat dari Indonesia di turnamen mendatang,โ tutup Soha. Duel antara Indonesia dan Vietnam di fase grup diprediksi menjadi laga penentu bagi kedua tim.
Konteks domestik menunjukkan bahwa tekanan terhadap Herdman bukan sekadar dari media Vietnam. Publik Indonesia, yang haus akan gelar AFF, menaruh harapan besar pada pelatih asal Inggris tersebut. Kegagalan di masa lalu, termasuk kekalahan dari Vietnam di final 2020, masih membekas. Kini, dengan dukungan penuh pemerintah dan federasi, Herdman harus mampu mengelola ekspektasi sekaligus meraih hasil maksimal. Pertanyaannya, mampukah ia memadukan target jangka pendek dan panjang di tengah persaingan ketat di Asia Tenggara?



