Kemenangan Comeback Jerman: Nagelsmann Puji Mentalitas Tim, Undav Jadi Pahlawan
Baca dalam 60 detik
- Jerman membalikkan ketertinggalan 0-1 menjadi 2-1 atas Pantai Gading dalam laga uji coba, berkat gol cepat Deniz Undav setelah masuk sebagai pemain pengganti.
- Pelatih Julian Nagelsmann menekankan kebanggaannya terhadap para pemain cadangan yang mampu mengubah momentum pertandingan, menunjukkan kedalaman skuad.
- Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Jerman menjelang turnamen besar, dengan semangat juang dan kekompakan tim yang dianggap sebagai kunci sukses.

Timnas Jerman sukses membalikkan keadaan saat mengalahkan Pantai Gading dengan skor 2-1 dalam laga persahabatan internasional, Selasa (26/3/2024) dini hari WIB. Tertinggal lebih dulu, anak asuh Julian Nagelsmann menunjukkan mentalitas baja dengan dua gol cepat di babak kedua, salah satunya dicetak oleh pemain pengganti Deniz Undav.
Dalam pertandingan yang berlangsung sengit, Jerman sempat kesulitan membongkar pertahanan lawan di awal laga. Pantai Gading justru unggul lebih dulu melalui situasi yang dianggap sederhana oleh Nagelsmann. Namun, pelatih berusia 36 tahun itu mengakui anak asuhnya bereaksi dengan baik setelah kebobolan. "Kami butuh sedikit waktu di menit-menit awal, tapi kemudian kami menguasai permainan. Kami kurang tajam di kotak penalti. Setelah kebobolan, kami bangkit dengan baik; itu kuncinya," ujar Nagelsmann seusai pertandingan.
Deniz Undav, yang masuk dari bangku cadangan, menjadi aktor utama kebangkitan Jerman. Penyerang Stuttgart itu mencetak gol penyeimbang dan assist untuk gol kemenangan. "Yang terpenting adalah kami menang. Setelah kebobolan, kami meningkatkan tempo. Saya tahu akan mendapat bola dan harus memanfaatkannya. Fakta bahwa itu langsung berhasil di peluang pertama, saya pikir mengubah momentum kembali ke pihak kami," kata Undav. Pemain 27 tahun itu juga mengaku menikmati momentum dan kepercayaan yang diberikan tim pelatih.
Bek tengah Jonathan Tah menekankan pentingnya mentalitas pemenang dan semangat tim. "Itu adalah mentalitas pemenang dan semangat tim. Saya yakin itulah yang dibutuhkan untuk sukses di turnamen. Kami tidak menyerah, kami tahu akan melelahkan lawan. Kami terus berjuang. Semua orang bekerja luar biasa. Cara Deniz masuk ke permainan sungguh luar biasa," puji Tah. Gelandang Nadiem Amiri menambahkan, "Itu benar-benar mentalitas tim. Cara kami bertarung dan bangkit. Saya rasa Jerman sudah lama tidak memiliki persatuan seperti ini, cara kami berlari untuk satu sama lain. Kami semua bisa bangga."
Di kubu lawan, pelatih Pantai Gading Emerse Faé mengakui timnya bermain terhormat namun kalah dalam detail dan pengalaman. "Kami bermain terhormat dan menampilkan performa bagus. Detail menjadi krusial, dan Anda juga bisa melihat perbedaan pengalaman. Anda pasti kecewa saat kalah. Tapi saat bermain melawan tim besar seperti ini, Anda tidak pernah aman dari kebobolan," ujar Faé. Kekalahan ini menjadi pelajaran berharga bagi Pantai Gading yang tengah mempersiapkan diri menghadapi turnamen mendatang.
Bagi Jerman, kemenangan ini menjadi suntikan moral menjelang turnamen besar, terutama setelah performa inkonsisten di tahun-tahun sebelumnya. Nagelsmann berhasil membangun kembali semangat juang dan kekompakan yang sempat hilang. Pertanyaan selanjutnya adalah apakah konsistensi ini bisa dipertahankan saat menghadapi lawan-lawan berat di kompetisi resmi? Jawabannya akan terlihat dalam laga-laga uji coba berikutnya.



