Napoli Taklukkan Osasuna 2-1 di Laga Uji Coba: Politano dan Lucca Jadi Penentu
Baca dalam 60 detik
- Gol Matteo Politano dan Lorenzo Lucca membawa Napoli menang 2-1 atas Osasuna dalam laga persahabatan di Castel di Sangro.
- Pelatih Max Allegri memanfaatkan laga ini untuk menguji formasi 4-3-3, termasuk memberi menit bermain bagi pemain yang dikabarkan akan dijual.
- Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Napoli menjelang Serie A, dengan catatan masih menunggu kepastian masa depan Romelu Lukaku.

Napoli mengawali pramusim dengan hasil positif setelah menundukkan wakil LaLiga, Osasuna, dengan skor 2-1 dalam laga uji coba yang berlangsung di Castel di Sangro, Senin (29/7) waktu setempat. Dua gol kemenangan Partenopei masing-masing dicetak oleh Matteo Politano pada menit ke-27 dan Lorenzo Lucca di menit ke-53, sementara tim tamu hanya mampu membalas lewat eksekusi penalti Ante Budimir pada menit ke-69.
Pertandingan ini menjadi ajang pemanasan bagi Napoli yang tengah mempersiapkan diri menghadapi musim Serie A 2024/2025. Pelatih anyar, Max Allegri, yang baru ditunjuk menggantikan Rudi Garcia, langsung menerapkan formasi andalannya, 4-3-3. Ia juga memberikan kesempatan kepada sejumlah pemain yang selama ini jarang tampil, termasuk Michael Folorunsho yang santer dikabarkan akan hengkang di bursa transfer musim panas ini.
Keputusan Allegri untuk menurunkan Folorunsho sejak menit awal menjadi sinyal bahwa sang pemain masih dibutuhkan, setidaknya untuk mengisi kedalaman skuad. Namun, spekulasi masa depannya tetap menjadi sorotan, mengingat sejumlah klub Eropa dikabarkan tertarik memboyongnya. Sementara itu, penyerang anyar Romelu Lukaku masih absen karena diberikan izin khusus untuk beristirahat di Belgia, sebuah keputusan yang disebut-sebut telah disepakati bersama oleh pihak klub.
Jalannya pertandingan memperlihatkan dominasi Napoli sejak awal. Andre Frank Zambo Anguissa beberapa kali mengancam pertahanan Osasuna, namun penyelesaian akhirnya masih kurang tenang. Gol pembuka akhirnya datang dari skema serangan balik cepat yang diakhiri dengan tendangan voli Politano memanfaatkan umpan silang Leonardo Spinazzola. Politano nyaris menggandakan keunggulan melalui tendangan bebas, tetapi bola masih membentur tiang gawang.
Memasuki babak kedua, Allegri melakukan sejumlah pergantian pemain, termasuk memasukkan Lorenzo Lucca. Keputusan ini langsung berbuah manis. Lucca, yang sempat menerima kartu kuning karena pelanggaran, berhasil mencetak gol setelah menerima umpan terukur dari Anguissa. Osasuna sempat memperkecil ketertinggalan melalui penalti Budimir, namun Napoli mampu mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang berbunyi.
Bagi pengamat sepak bola Italia, kemenangan ini menjadi indikator awal bahwa Napoli di bawah arahan Allegri akan tampil lebih solid. Allegri dikenal sebagai pelatih yang pragmatis dan mampu membangun pertahanan yang kokoh, sesuatu yang mungkin menjadi kunci bagi Napoli untuk bersaing di papan atas. Namun, masih ada pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, terutama dalam hal penyelesaian akhir dan kekompakan tim yang masih dalam tahap pembentukan.
Dari perspektif Indonesia, laga ini mungkin tidak terlalu menyita perhatian, tetapi perkembangan di bursa transfer Napoli, terutama nasib pemain seperti Folorunsho dan status Lukaku, bisa menjadi bahan diskusi menarik bagi penggemar Serie A di tanah air. Selain itu, gaya bermain Allegri yang kerap kali mengandalkan transisi cepat dan pressing ketat bisa menjadi referensi bagi klub-klub Indonesia yang ingin mengadopsi strategi serupa.
Ke depan, Napoli masih akan menjalani sejumlah laga uji coba lainnya sebelum memulai musim resmi. Pertanyaan yang menggantung adalah apakah Allegri akan mampu mengembalikan kejayaan Napoli seperti era Spalletti, atau justru akan menghadapi tantangan berat dengan skuad yang masih dalam proses adaptasi. Yang jelas, kemenangan ini memberikan modal psikologis yang positif bagi tim asal Campania tersebut.



