Inter Incar Bek Roma Ndicka untuk Gantikan De Vrij yang Hengkang
Baca dalam 60 detik
- Inter Milan membidik bek tengah Roma, Evan Ndicka, sebagai pengganti Stefan De Vrij yang kontraknya habis akhir bulan ini.
- Roma terpaksa menjual pemain demi memenuhi target penjualan โฌ60 juta dari kesepakatan FFP dengan UEFA, dan Ndicka bisa mendatangkan โฌ40 juta.
- Jika transfer terwujud, Ndicka akan bergabung dengan Inter yang baru saja meraih double domestik musim lalu.

Inter Milan tengah mempersiapkan langkah strategis di bursa transfer musim panas ini dengan mengincar bek tengah Roma, Evan Ndicka, sebagai calon pengganti Stefan De Vrij yang dipastikan hengkang setelah kontraknya berakhir pada 30 Juni mendatang. Langkah ini menjadi bagian dari perombakan lini belakang Nerazzurri setelah sukses meraih gelar ganda domestik musim 2026-2027.
Menurut laporan La Gazzetta dello Sport, kepergian De Vrij sudah di ambang pintu. Bek asal Belanda itu dikabarkan menerima tawaran dari klub Yunani, Panathinaikos, dan kemungkinan besar tidak akan memperpanjang masa baktinya di San Siro. Situasi ini memaksa Inter bergerak cepat mencari pengganti yang sepadan.
Ndicka, yang bergabung dengan Roma pada musim panas 2023, tampil konsisten sebagai pilar pertahanan Giallorossi. Namun, kondisi keuangan Roma yang tengah tertekan akibat kesepakatan penyelesaian Financial Fair Play (FFP) dengan UEFA membuat klub ibu kota itu harus menjual pemain sebelum akhir bulan ini. Target penjualan mencapai โฌ60 juta, dan Ndicka disebut-sebut bisa mendatangkan dana segar sekitar โฌ40 juta.
Inter sendiri tidak hanya fokus pada Ndicka. Mereka juga tengah mengejar Marco Palestra dari Udinese yang dibanderol โฌ50 juta, serta Oumar Solet dan Curtis Jones. Namun, untuk mendatangkan Jones, Inter harus melepas Davide Frattesi terlebih dahulu. Situasi ini menunjukkan bahwa bursa transfer Inter musim panas ini akan sangat sibuk dan penuh negosiasi.
Bagi Roma, melepas Ndicka bukanlah pilihan ideal, apalagi setelah mereka memastikan tiket ke Liga Champions musim depan. Namun, tekanan finansial yang mendesak membuat klub asal ibu kota itu mungkin tidak punya pilihan lain. Jika Ndicka hengkang, Roma harus segera mencari pengganti yang setara dengan dana terbatas.
Dari sisi persaingan Serie A, pergerakan ini bisa mengubah peta kekuatan lini belakang. Inter yang sudah kokoh dengan duet Alessandro Bastoni dan Francesco Acerbi akan semakin tangguh jika Ndicka bergabung. Sementara Roma harus merombak pertahanan di tengah persiapan menuju Liga Champions.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, bursa transfer ini menarik untuk diikuti karena menunjukkan bagaimana klub-klub besar Eropa beradaptasi dengan regulasi keuangan yang ketat. Pertanyaan besarnya: akankah Inter berhasil mengamankan Ndicka sebelum Roma menemukan solusi finansial lain?



