Morten Hjulmand Pamit ke Rekan Setim, AC Milan Kian Dekat Datangkan Gelandang Sporting
Baca dalam 60 detik
- Gelandang Denmark Morten Hjulmand dikabarkan telah berpamitan dengan rekan setim dan staf pelatih Sporting CP, menandai langkah awal menuju kepindahan ke AC Milan.
- Klub Italia itu disebut-sebut hanya perlu membayar sekitar โฌ35-40 juta, jauh di bawah klausul rilis โฌ80 juta, berkat kesepakatan lisan antara pemain dan klub Portugal.
- Kedatangan Hjulmand akan memperkuat lini tengah Rossoneri yang tengah dibangun ulang oleh pelatih anyar Ruben Amorim, yang sebelumnya pernah menangani sang pemain di Sporting.

Gelandang tim nasional Denmark, Morten Hjulmand, dikabarkan telah mengucapkan selamat tinggal kepada rekan setim dan staf pelatih Sporting CP, menandakan bahwa kepindahannya ke AC Milan tinggal menunggu waktu. Langkah ini diambil sang pemain agar transfernya rampung sebelum dimulainya pramusim, menurut laporan media Portugal.
Hjulmand, 26 tahun, merupakan target utama pelatih anyar Milan, Ruben Amorim, yang sebelumnya menukangi Sporting. Keduanya sudah saling mengenal sejak era Amorim di Lisbon, dan sang gelandang dinilai cocok dengan formasi 3-4-2-1 yang menjadi ciri khas pelatih asal Portugal itu. Pengalaman Hjulmand di Serie A bersama Lecce sebelumnya juga menjadi nilai tambah.
Klausul rilis Hjulmand di Sporting disebut mencapai โฌ80 juta, namun klub raksasa Portugal itu dilaporkan bersedia mendengarkan tawaran yang jauh lebih rendah. Media Italia, Calciomercato, menyebutkan bahwa Milan bisa mengamankan jasa pemain berusia 26 tahun itu dengan banderol sekitar โฌ35-40 juta. Angka ini lebih rendah dari perkiraan awal yang sempat menyebut โฌ45 juta.
Menurut laporan Record dari Portugal, Hjulmand sudah menyampaikan keinginannya untuk pindah kepada rekan setim dan staf pelatih. Ia dikabarkan sangat antusias menjalani petualangan baru di luar Portugal dan berharap kepindahannya bisa difinalisasi sebelum pramusim dimulai. Musim panas lalu, Hjulmand nyaris hengkang, dan ada klausul 'kesepakatan gentleman' yang memungkinkannya pergi dengan harga wajar pada musim panas 2026.
Bagi AC Milan, perekrutan Hjulmand menjadi bagian dari renovasi skuad di bawah Amorim. Gelandang bertahan asal Denmark ini diharapkan menjadi jangkar di lini tengah, memberikan keseimbangan antara pertahanan dan serangan. Kehadirannya juga bisa menjadi sinyal bahwa Milan serius membangun tim yang kompetitif di Serie A dan Eropa.
Dari sisi Sporting, kehilangan Hjulmand tentu menjadi pukulan, namun klub Portugal itu tampaknya sudah mengantisipasi kepergiannya. Dengan dana segar yang masuk, Sporting bisa berinvestasi kembali untuk merekrut pengganti yang sepadan. Situasi ini juga menunjukkan bagaimana klub-klub Liga Portugal kerap menjadi pemasok pemain berkualitas ke liga top Eropa dengan harga yang relatif terjangkau.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, pergerakan transfer ini layak dicermati karena menunjukkan bagaimana klub Serie A, yang banyak diikuti di Tanah Air, membangun skuad. Jika transfer jadi terlaksana, Hjulmand akan menjadi salah satu gelandang bertahan andalan Milan yang bisa menjadi sorotan di Liga Champions musim depan.
Ke depan, pertanyaan besarnya adalah apakah Milan akan bergerak cepat mengamankan Hjulmand sebelum klub lain ikut melirik, atau justru Sporting akan memanfaatkan situasi untuk menaikkan harga. Yang jelas, keputusan Hjulmand untuk 'pamit' lebih awal menunjukkan keseriusannya bergabung dengan Rossoneri.



