Ronaldinho Gabung Klub Italia Divisi Tiga, Bukan Sekadar Pemain
Baca dalam 60 detik
- Legenda Brasil Ronaldinho resmi meneken kontrak dengan Ravenna, klub Serie C Italia, dengan peran ganda sebagai pemain dan pemegang saham minoritas.
- Ronaldinho diperkirakan hanya tampil singkat dalam satu pertandingan resmi musim 2026-27, sementara logo R10 akan menghiasi kostum Ravenna.
- Kesepakatan ini membuka peluang bagi investor atau figur publik Indonesia untuk mengadopsi model serupa dalam pengembangan klub sepak bola nasional.

Legenda sepak bola Brasil, Ronaldinho, kembali mencuri perhatian dunia. Bintang yang pernah bersinar di Barcelona dan AC Milan itu resmi bergabung dengan Ravenna, klub kasta ketiga Italia (Serie C). Namun, kepindahan ini bukan sekadar transfer pemain biasa. Menurut laporan Sky Sport Italia dan pakar transfer Fabrizio Romano, Ronaldinho tidak akan menjadi bagian reguler skuad atau bepergian untuk laga tandang. Perannya lebih bersifat simbolis dan strategis.
Ronaldinho, yang kini berusia 46 tahun, disebut hanya akan tampil dalam satu pertandingan resmi Serie C selama musim 2026-27. Selain itu, ia akan menjadi pemegang saham minoritas di klub yang bermarkas di kota Ravenna, Italia timur laut. Langkah ini mengingatkan pada model keterlibatan pesepak bola pensiun dalam manajemen klub, seperti yang dilakukan David Beckham di Inter Miami.
Presiden Ravenna, Ignazio Cipriani, bersama wakil presiden Ariedo Braida—yang juga mantan direktur olahraga AC Milan yang memboyong Ronaldinho dari Barcelona ke Milan pada 2008—menjadi arsitek di balik kesepakatan ini. Braida, figur yang akrab dengan Ronaldinho, disebut menjadi jembatan utama negosiasi.
Yang menarik, Ravenna juga akan menggunakan logo ikonik R10 milik Ronaldinho pada kostum mereka untuk musim 2026-27. Ini menandai sinergi antara merek pribadi sang pemain dengan identitas klub. Ronaldinho dijadwalkan hadir dalam acara perkenalan tim di Ravenna sekitar 20 Agustus 2026, setelah sebelumnya diperkenalkan secara resmi di Miami pada 23 Juni.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, langkah Ronaldinho ini bisa menjadi inspirasi. Di tengah upaya pengembangan sepak bola nasional, model kolaborasi antara figur publik dan klub—baik sebagai pemain kehormatan maupun investor—bisa diadopsi. Beberapa klub Indonesia telah mulai melibatkan mantan pemain sebagai duta atau pemegang saham, namun belum ada yang sekelas Ronaldinho. Kehadiran Braida, yang juga pernah menjabat di klub Italia, menunjukkan pentingnya jaringan dan pengalaman dalam merangkul bintang global.
Kesepakatan ini juga memunculkan pertanyaan: apakah Ravenna akan menjadi batu loncatan bagi Ronaldinho untuk kembali ke dunia sepak bola secara lebih serius? Ataukah ini hanya proyek gimik untuk meningkatkan popularitas klub? Yang jelas, dengan hanya satu penampilan di pertandingan resmi, Ravenna tampaknya lebih mengincar nilai komersial dan perhatian media daripada kontribusi teknis di lapangan. Langkah ini bisa menjadi preseden baru bagi klub-klub kecil di Eropa untuk memanfaatkan nama besar pensiunan bintang demi kebangkitan finansial dan popularitas.



