Switzerland Hajar Bosnia 4-1: Manzambi Jadi Pahlawan dari Bangku Cadangan
Baca dalam 60 detik
- Johan Manzambi mencetak dua gol setelah masuk sebagai pemain pengganti, membawa Swiss menang telak 4-1 atas Bosnia di Grup B Piala Dunia 2026.
- Kemenangan ini mengangkat Swiss ke puncak klasemen sementara, sementara Bosnia harus bermain dengan 10 orang setelah kartu merah Tarik Muharemović.
- Laga di Los Angeles ini menunjukkan kedalaman skuad Swiss yang mampu mengubah jalannya pertandingan lewat pergantian pemain.

Swiss memastikan tiga poin perdana mereka di Piala Dunia 2026 setelah membantai Bosnia dan Herzegovina 4-1 dalam laga Grup B yang berlangsung di Los Angeles, Kamis (12/6) waktu setempat. Kemenangan ini sekaligus membalas hasil imbang kedua tim di laga perdana.
Pertandingan yang sempat berjalan alot di babak pertama berubah drastis setelah pelatih Murat Yakin melakukan tiga pergantian pemain sekaligus pada menit ke-71. Johan Manzambi, yang baru masuk, menjadi bintang dengan dua golnya pada menit ke-74 dan 90. Rubén Vargas dan Granit Xhaka melengkapi pesta gol Swiss, sementara Bosnia hanya mampu memperkecil kedudukan lewat Ermin Mahmić di masa injury time.
Babak pertama menjadi milik Swiss yang mendominasi penguasaan bola, namun gagal menembus pertahanan rapat Bosnia. Dan Ndoye beberapa kali merepotkan lini belakang lawan, tetapi penyelesaian akhir yang kurang tajam membuat skor tetap 0-0 hingga turun minum. Bosnia sendiri mengandalkan serangan balik cepat melalui duet Edin Džeko dan Ermedin Demirović, namun belum mampu membobol gawang Gregor Kobel.
Memasuki babak kedua, Swiss terus menekan. Peluang emas datang pada menit ke-56 saat Ndoye melakukan tendangan bicycle kick, tetapi kiper Bosnia Nikola Vasilj tampil gemilang. Yakin kemudian mengambil keputusan berani dengan menarik Ndoye, Fabian Rieder, dan Michel Aebischer, menggantinya dengan Manzambi, Djibril Sow, dan Vargas. Keputusan itu langsung membuahkan hasil tiga menit kemudian ketika Manzambi memanfaatkan bola muntah untuk membuka keunggulan.
Keberuntungan Swiss bertambah pada menit ke-80 setelah Tarik Muharemović menerima kartu merah langsung karena melanggar Breel Embolo yang tinggal berhadapan dengan kiper. Unggul jumlah pemain, Swiss menggandakan keunggulan melalui Vargas pada menit ke-84 setelah menerima umpan matang dari Embolo. Manzambi kemudian menutup performa impresifnya dengan gol kedua pada menit ke-90, memanfaatkan umpang terobosan Vargas.
Bosnia sempat memperkecil ketertinggalan melalui Mahmić yang baru masuk, namun Swiss memastikan kemenangan lewat penalti Xhaka di masa injury time. Hasil ini membuat Swiss memuncaki klasemen Grup B dengan empat poin, unggul selisih gol dari Qatar dan Kanada yang juga mengoleksi empat poin. Bosnia tertahan di dasar klasemen dengan satu poin.
Bagi Indonesia, laga ini menjadi tontonan menarik karena memperlihatkan bagaimana strategi pergantian pemain dapat mengubah jalannya pertandingan. Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, bisa mengambil pelajaran dari keberanian Yakin dalam memanfaatkan pemain pengganti. Selain itu, performa apik pemain-pemain Bundesliga seperti Manzambi dan Vargas menunjukkan kualitas kompetisi Jerman yang patut menjadi acuan pengembangan sepak bola nasional.
Pertanyaan selanjutnya adalah apakah Swiss mampu mempertahankan performa ini di laga penentu melawan Kanada? Atau justru Bosnia yang akan bangkit dan merebut tiket ke babak berikutnya? Semua akan terjawab pada matchday terakhir grup.



