Qatar Incar Kemenangan Perdana di Piala Dunia 2026 Usai Imbang Lawan Kanada
Baca dalam 60 detik
- Qatar bertekad meraih kemenangan pertama di Piala Dunia 2026 saat menghadapi tuan rumah Kanada di Vancouver.
- Hasil imbang 1-1 melawan Swiss di laga pembuka memberi modal positif bagi skuad asuhan pelatih Tintín Márquez.
- Persaingan Grup B ketat setelah semua tim mengoleksi satu poin, membuat laga ini krusial bagi peluang lolos Qatar.
Qatar menghadapi ujian berat melawan tuan rumah Kanada dalam laga Grup B Piala Dunia 2026 di Vancouver, Kamis (20/6). Tim asuhan Tintín Márquez itu datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah meraih hasil imbang 1-1 melawan Swiss pada pertandingan perdana mereka di California.
Gelandang Qatar, Karim Boudiaf, menegaskan timnya sudah mempersiapkan diri secara matang untuk menghadapi Kanada. Menurutnya, laga ini menjadi momentum penting untuk melanjutkan tren positif setelah sebelumnya Qatar hanya mampu bermain imbang.
Boudiaf menyadari bahwa Kanada akan mendapat dukungan penuh dari pendukungnya sendiri. Namun, ia menekankan bahwa Qatar memiliki ambisi besar untuk meraih hasil positif. "Kami tahu pertandingan ini tidak akan mudah. Kanada memiliki pemain berkualitas dan bermain di kandang sendiri, tetapi kami juga memiliki tekad kuat untuk memberikan yang terbaik," ujarnya kepada harian Al Raya.
Qatar datang ke turnamen ini dengan skuad yang sebagian besar berasal dari liga domestik. Meski tidak lagi mendapat sorotan sebesar saat menjadi tuan rumah pada 2022, tim asal Timur Tengah ini tetap dianggap sebagai kekuatan yang patut diperhitungkan di Asia. Dua gelar juara Piala Asia berturut-turut menjadi bukti konsistensi mereka.
Bagi Indonesia, perjalanan Qatar di Piala Dunia ini bisa menjadi pelajaran berharga. Sebagai sesama negara Asia yang tengah mengembangkan sepak bola, keberhasilan Qatar membangun tim yang solid dari pemain lokal patut dicontoh. Timnas Indonesia sendiri masih berjuang untuk menembus putaran final Piala Dunia, dan pendekatan Qatar bisa menjadi referensi.
Grup B memang sangat seimbang setelah semua tim meraih satu poin di laga perdana. Selain Qatar dan Kanada, Bosnia dan Herzegovina serta Swiss juga mengoleksi poin yang sama. Hasil pertandingan nanti akan sangat menentukan peluang lolos ke babak selanjutnya.
Boudiaf menambahkan bahwa para pemain Qatar memiliki motivasi besar untuk terus bekerja keras. "Kami ingin kembali dengan hasil positif yang akan memberi kami kepercayaan diri lebih untuk melanjutkan perjalanan di turnamen ini," pungkasnya.



