Perampokan Timnas Inggris: Jersey Teken Messi Raib, Dua Pria Dibekuk
Baca dalam 60 detik
- Barang berharga timnas Inggris senilai Rp280 juta digondol maling saat dalam perjalanan dari Florida ke Kansas City.
- Dua tersangka dijerat pasal kepemilikan barang curian, terancam hukuman penjara hingga tujuh tahun.
- FA memastikan insiden ini tidak mengganggu persiapan Inggris jelang laga perdana Piala Dunia 2026.

Tim nasional Inggris mengalami kehilangan barang berharga senilai sekitar $18.000 (Rp280 juta) akibat pencurian dari kendaraan yang mengangkut perlengkapan tim di Amerika Serikat. Insiden ini terjadi saat mobil tengah mengangkut peralatan dari kamp pemusatan latihan Inggris di Florida menuju Kansas City, lokasi pertandingan pembuka Piala Dunia 2026.
Jaksa Wilayah Jackson County, Melesa Johnson, mengonfirmasi bahwa dua pria bernama Mustafa Salik dan Erfan Kamal telah didakwa terkait kasus ini. Mereka masing-masing menghadapi satu tuduhan menerima barang curian, yang di bawah hukum Missouri tergolong kejahatan kelas D dengan ancaman hukuman penjara antara satu hingga tujuh tahun.
Dokumen pengadilan yang dilihat BBC Sport merinci barang-barang yang dicuri, termasuk empat pasang sepatu bola, satu bola, satu pasang sarung tangan kiper, perlengkapan latihan, dan yang paling menonjol: tiga jersey bertanda tangan yang nilainya mencapai $15.000. Satu jersey merah bernilai $5.000, sementara dua jersey putih masing-masing dihargai $5.000. Selain itu, lima pasang sepatu senilai $1.139,50, satu set Lego sepatu Nike Air seharga $99,99, serta beberapa perlengkapan lain seperti celana pendek navy dan kaus lengan panjang juga raib.
Meski insiden ini cukup mengejutkan, Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) menyatakan bahwa tidak ada barang yang diambil yang dapat mempengaruhi persiapan tim menghadapi laga perdana melawan Kroasia. Bek Inggris Dan Burn mengaku baru mengetahui kejadian ini dari media dan menegaskan bahwa tim tidak terlalu khawatir. "Itu tidak benar-benar mengganggu persiapan kami," ujarnya.
Kansas City Mayor Quinton Lucas memuji kerja cepat kepolisian dan jaksa yang berhasil menyelesaikan penyelidikan lintas negara bagian dan memulihkan barang curian. "Kepemimpinan keselamatan publik Kansas City akan terus memastikan semua orang aman dan pelaku akan dimintai pertanggungjawaban dengan cepat," katanya.
Bagi Indonesia, insiden ini menjadi pengingat pentingnya keamanan logistik dalam ajang sebesar Piala Dunia. Meski Indonesia tidak berpartisipasi, perhelatan ini menarik perhatian jutaan penggemar sepak bola Tanah Air. Kejadian serupa bisa saja menimpa tim mana pun, termasuk jika Indonesia suatu saat lolos ke Piala Dunia. Oleh karena itu, prosedur pengamanan barang berharga seperti jersey tanda tangan dan perlengkapan teknis harus menjadi prioritas.
Ke depan, kasus ini menyoroti kerentanan rantai pasok logistik tim selama turnamen besar. Apakah federasi sepak bola akan meningkatkan standar keamanan pengiriman peralatan? Ataukah ini hanya insiden terisolasi yang tidak akan mengubah protokol? Yang jelas, dua tersangka kini harus berhadapan dengan hukum, sementara Inggris fokus mengejar kemenangan di lapangan.


