Chelsea Incar Bradley Barcola: Calon Penerus Hazard di Era Alonso
Baca dalam 60 detik
- Chelsea memulai negosiasi dengan PSG untuk merekrut winger Bradley Barcola, yang disebut-sebut sebagai calon penerus Eden Hazard.
- Barcola, 23 tahun, mencatatkan 34 gol dan 28 assist sejak musim 2024/25, menjadikannya salah satu winger kiri terbaik di Eropa.
- Kedatangan Xabi Alonso sebagai manajer baru mendorong Chelsea untuk memperkuat lini serang dengan pemain cepat dan kreatif.

Chelsea dikabarkan telah membuka pembicaraan dengan perwakilan Bradley Barcola, bintang muda Paris Saint-Germain (PSG), sebagai bagian dari rencana besar di bawah kepemimpinan manajer anyar Xabi Alonso. Langkah ini diyakini sebagai upaya The Blues untuk mengembalikan kejayaan lini sayap yang sempat meredup sejak kepergian Eden Hazard pada 2019.
Menurut laporan TEAMtalk, Chelsea sudah mengadakan pertemuan dengan agen Barcola di tengah kebuntuan kontrak pemain berusia 23 tahun tersebut di PSG. Namun, klub raksasa Prancis itu dikabarkan membanderol sang winger dengan harga selangit, mencapai £87 juta. Angka ini menjadi tantangan tersendiri bagi Chelsea yang tengah merombak skuad setelah finis di posisi kesepuluh Liga Inggris musim lalu dan memecat dua pelatih dalam satu musim.
Barcola bukanlah nama asing di pentas Eropa. Analis Ben Mattinson menyebutnya sebagai "salah satu winger kiri terbaik di Eropa" berkat kecepatan mematikan dan kelincahan yang merepotkan pertahanan lawan. Sejak awal musim 2024/25, ia telah mengoleksi 34 gol dan 28 assist di semua kompetisi—catatan yang membuatnya dijuluki "superstar" oleh seorang pengamat Liverpool. Kemampuannya bermain di berbagai posisi serang menjadikannya aset berharga bagi skema Alonso yang mengandalkan passing cepat dan penetrasi lebar.
Kedatangan Alonso sendiri disambut optimisme di Stamford Bridge. Mantan gelandang top dunia itu sukses membawa Bayer Leverkusen meraih gelar ganda tanpa terkalahkan pada 2023/24. Kini, ia dituntut membangkitkan kembali performa Cole Palmer yang disebut Jamie Carragher sebagai "pemain terbaik Premier League" namun tengah menurun. Alonso membutuhkan tambahan daya gedor di lini depan, dan Barcola dinilai sebagai profil ideal untuk mengisi peran tersebut.
Perbandingan dengan Eden Hazard tentu tak terhindarkan. Hazard, yang kini pensiun, pernah disebut sebagai talenta "generasional" oleh analis Sky Sports Pythagoras in Boots, dengan kemampuan dribbling yang mendekati level Lionel Messi. Meski Barcola belum berada di level tersebut, potensinya untuk menjadi winger modern Chelsea yang paling bersinar sejak Hazard sangat terbuka. Namun, tekanan untuk tampil konsisten di Premier League akan menjadi ujian terbesarnya.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, langkah Chelsea ini menarik untuk diikuti. Liga Inggris memiliki basis penggemar yang besar di Tanah Air, dan pergerakan transfer pemain bintang seperti Barcola selalu menjadi sorotan. Jika kesepakatan terwujud, ia akan menjadi salah satu pemain termahal yang pernah direkrut Chelsea, sekaligus indikator ambisi klub di bawah era Alonso.
Pertanyaan besarnya: apakah Barcola mampu menjadi katalis kebangkitan Chelsea, atau justru tenggelam dalam tekanan harga mahal dan ekspektasi tinggi? Musim depan akan menjadi jawabannya.



