Manchester United Bidik Antonee Robinson sebagai Alternatif Bek Kiri, Nilai Transfer Rp800 Miliar
Baca dalam 60 detik
- Manchester United dan Chelsea bersaing mendapatkan Antonee Robinson, bek kiri Fulham yang dihargai ยฃ40 juta.
- Robinson dikabarkan siap meninggalkan Fulham demi tantangan baru di klub papan atas Premier League.
- Bek asal Amerika Serikat itu dinilai lebih konsisten secara ofensif dibanding Luke Shaw, dengan catatan 10 assist dalam satu musim.

Manchester United kembali mengincar pemain berpengalaman di Premier League untuk memperkuat skuad musim depan. Setelah nyaris menyelesaikan transfer gelandang Atalanta, Ederson, fokus kini beralih ke lini belakang, tepatnya posisi bek kiri yang selama ini menjadi titik lemah akibat cedera berkepanjangan Luke Shaw.
Menurut laporan SportsBoom, United dan Chelsea sama-sama tertarik pada Antonee Robinson, bek kiri Fulham yang juga memperkuat tim nasional Amerika Serikat. Pemain berusia 28 tahun itu dikabarkan siap meninggalkan Craven Cottage demi menguji kemampuan di level tertinggi, dengan nilai transfer sekitar ยฃ40 juta atau setara Rp800 miliar.
Ketertarikan ini muncul di tengah persaingan transfer yang semakin ketat. Chelsea baru saja melepas Marc Cucurella ke Real Madrid, sehingga mencari pengganti. Sementara United, yang musim lalu mendatangkan Bryan Mbeumo dan Matheus Cunha, kembali mengutamakan pemain yang sudah teruji di liga Inggris. Langkah ini dinilai strategis mengingat Arsenal diprediksi masih menjadi tim terkuat musim depan, namun dengan rekrutmen tepat, United bisa bersaing.
Perbandingan dengan Luke Shaw menjadi sorotan utama. Shaw memang mampu bermain penuh 38 pertandingan liga musim lalu, namun itu lebih merupakan pengecualian. Sejarah cederanya yang panjang membuat United perlu memiliki opsi andal di posisi tersebut. Apalagi dengan kembalinya jadwal Liga Champions, rotasi pemain menjadi krusial. Robinson, yang sempat mengalami cedera musim lalu, tetap dianggap sebagai peningkatan signifikan, terutama dalam hal kontribusi ofensif.
Sementara itu, rencana United mendatangkan pemain sayap seperti Crysencio Summerville mulai dipertanyakan. Meski mencetak gol spektakuler ke gawang Jepang di laga uji coba Piala Dunia, Summerville hanya mencetak 5 gol Premier League musim lalu, dengan 4 di antaranya terjadi dalam rentang empat pertandingan beruntun. Pola ini menunjukkan ia adalah pemain yang tidak konsisten. Di sisi lain, United sudah memiliki Benjamin Sesko, Cunha, Mbeumo, Patrick Dorgu, dan Amad yang semuanya mencapai dua digit gol musim lalu. Investasi di sayap mungkin tidak sepenting memperkuat bek kiri.
Konteks menarik bagi penggemar sepak bola Indonesia: Antonee Robinson adalah salah satu pemain kunci timnas AS yang akan tampil di Piala Dunia 2026. Jika ia pindah ke United, eksposurnya akan semakin besar, dan bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi penonton Indonesia yang mengikuti perkembangan pemain diaspora. Selain itu, persaingan antara United dan Chelsea menunjukkan betapa agresifnya klub-klub Premier League dalam memburu pemain berkualitas, yang pada akhirnya memengaruhi pasar transfer global termasuk potensi pemain Asia.
Dengan nilai transfer yang relatif terjangkau untuk standar Premier League, Robinson bisa menjadi solusi jangka panjang bagi United. Namun, pertanyaan besarnya: apakah ia mampu tampil konsisten di klub sebesar Manchester United, atau justru akan menjadi pemain pelapis seperti di Fulham? Jawabannya hanya akan terjawab setelah bursa transfer musim panas dibuka.



