Thierry Henry Beri Lampu Hijau: Arsenal Incar Antonio Nusa sebagai Alternatif Vinicius Junior
Baca dalam 60 detik
- Arsenal mengalihkan fokus ke winger RB Leipzig Antonio Nusa setelah Vinicius Jr bertahan di Real Madrid.
- Legenda klub Thierry Henry memuji potensi Nusa, yang dinilai memiliki kecepatan dan kelincahan setara pemain Brasil tersebut.
- Dengan banderol £51 juta, Nusa menjadi opsi realistis di tengah persaingan merekrut pemain sayap kiri baru.

Arsenal dikabarkan siap melancarkan pendekatan serius untuk merekrut winger RB Leipzig, Antonio Nusa, setelah langkah mereka mendapatkan Vinicius Junior dari Real Madrid menemui jalan buntu. Keputusan Vinicius untuk bertahan di Santiago Bernabéu memaksa The Gunners mencari alternatif, dan nama pemain internasional Norwegia itu muncul sebagai kandidat utama.
Ketertarikan Arsenal terhadap Nusa bukan tanpa alasan. Legenda klub, Thierry Henry, secara terbuka memuji kemampuan pemain berusia 21 tahun tersebut setelah aksinya di Piala Dunia 2022. “Ia cepat, langsung, dan tak terduga. Ketika ia membawa bola dan menusuk pertahanan lawan, ia menjadi mimpi buruk bagi bek,” ujar Henry kala itu. Nusa mencetak gol sensasional ke gawang Pantai Gading di babak 32 besar, membuktikan dirinya mampu tampil di panggung terbesar.
Performa Nusa di level klub juga konsisten. Musim lalu, ia mencatatkan empat gol dan tiga assist dalam 31 penampilan Bundesliga. Statistik dribelnya mengesankan: rata-rata 3,0 dribel sukses per 90 menit, tertinggi kedua di skuad RB Leipzig. Gaya bermainnya yang eksplosif dianggap cocok dengan kebutuhan Arsenal di sisi kiri, terutama setelah kepergian Leandro Trossard.
Namun, mahar £51 juta menjadi tantangan tersendiri. Arsenal disebut masih memiliki opsi lain seperti Christian Pulisic (AC Milan) dan Brahim Díaz (Real Madrid). Pulisic, yang lebih berpengalaman di Premier League, lebih sering bermain di sisi kanan, sementara Díaz memiliki catatan impresif bersama Maroko (14 gol dalam 32 penampilan). Sementara itu, Ibrahim Mbaye (PSG, 18 tahun) dianggap masih mentah setelah hanya tampil 998 menit di Ligue 1 musim lalu.
Keputusan Arsenal untuk mengejar Nusa juga menarik perhatian pengamat sepak bola Asia, termasuk Indonesia. Di tengah gencarnya pembinaan pemain muda di Tanah Air, langkah Arsenal merekrut talenta muda seperti Nusa bisa menjadi inspirasi bagi klub-klub Indonesia untuk lebih berani berinvestasi pada pemain potensial. Selain itu, persaingan merebut pemain muda Eropa juga menjadi pelajaran bagi klub-klub Indonesia dalam merancang strategi transfer yang cerdas.
Arsenal juga masih berburu gelandang, dengan Bruno Guimaraes dari Newcastle United tetap menjadi target utama. The Magpies dikabarkan bersedia melepasnya dengan harga sekitar £80 juta. Jika kedua deal ini terealisasi, Arsenal akan memiliki skuad yang lebih dalam untuk bersaing di Premier League dan Liga Champions musim depan. Pertanyaannya, apakah Nusa mampu memenuhi ekspektasi sebagai pengganti Vinicius Jr di Emirates? Atau akankah Pulisic atau Díaz yang akhirnya dipilih?



