Cardano Menguat Tipis di Tengah Rotasi Altcoin, Bisakah Tren Bertahan?
Baca dalam 60 detik
- Harga Cardano naik 0,73% ke $0,1745 didorong rotasi modal dari Bitcoin ke altcoin dan pemulihan teknikal jangka pendek.
- Volume perdagangan turun 21% menandakan keyakinan beli rendah, namun akumulasi oleh pemegang besar dan rasio staking tinggi 56,2% memberikan bantalan.
- Resistensi kunci di $0,235–$0,240 akan menentukan kelanjutan kenaikan; jika gagal, support $0,16 menjadi target berikutnya.

Harga Cardano (ADA) mencatat kenaikan tipis 0,73% ke level $0,1745 pada akhir pekan ini, seiring bergesernya minat investor kripto ke aset alternatif setelah aksi jual besar-besaran beberapa waktu terakhir. Pergerakan ini terjadi di tengah pasar kripto yang secara umum positif, dengan kapitalisasi pasar mendekati $2,2 triliun.
Meski menguat, volume perdagangan ADA justru menyusut 21% menjadi sekitar $368 juta dalam 24 jam terakhir. Angka ini mengindikasikan bahwa keyakinan pelaku pasar masih rendah dan kenaikan harga lebih bersifat teknikal ketimbang didorong katalis fundamental baru. Para analis menilai pergerakan ini merupakan bagian dari rotasi sektor di mana modal perlahan berpindah dari Bitcoin yang cenderung datar ke sejumlah altcoin terpilih.
Dari sisi indikator, ADA berhasil bertahan di atas rata-rata pergerakan 7 hari ($0,17329) dan 30 hari ($0,17147). Relative Strength Index (RSI) 14 hari berada di angka 61,17, menunjukkan momentum pemulihan yang belum memasuki zona jenuh beli. Kondisi ini lazim disebut sebagai teknikal bounce dalam saluran naik jangka pendek.
Konteks domestik patut dicermati. Meski Cardano bukan aset kripto yang paling likuid di Indonesia, pergerakannya kerap menjadi indikator sentimen pasar altcoin global. Bagi investor ritel Tanah Air yang aktif di bursa kripto lokal, pola rotasi altcoin semacam ini bisa menjadi sinyal untuk mencermati peluang jangka pendek, terutama jika Bitcoin terus bergerak sideways. Namun, rendahnya volume perdagangan mengingatkan bahwa kenaikan ini belum sepenuhnya solid.
Di balik layar, data on-chain menunjukkan bahwa sejumlah pemegang besar justru memanfaatkan koreksi sebelumnya untuk menambah posisi. Akumulasi ini, ditambah dengan rasio staking ADA yang tinggi—mencapai 56,2%—turut membantu membatasi tekanan jual. Meski demikian, isu tata kelola treasury dan rencana pendiri Charles Hoskinson memindahkan komunitas ke Discord sempat memicu kontroversi, namun belum berdampak signifikan pada harga.
Para analis teknikal melihat level $0,1733 sebagai support kunci jangka pendek. Jika harga mampu bertahan di atasnya, peluang untuk menguji level Fibonacci 50% di $0,17111 terbuka. Sebaliknya, bila gagal mempertahankan swing low terbaru di $0,16781, penurunan menuju area support $0,16 bisa terjadi dengan cepat. Skenario bullish yang lebih kuat baru akan terkonfirmasi jika ADA berhasil menembus level $0,176.
Pertanyaan besarnya kini: akankah rotasi altcoin berlanjut cukup lama untuk mendorong ADA menembus resistensi utama di $0,235–$0,240? Ataukah kenaikan ini hanya sekadar rebound teknikal dalam tren turun yang lebih panjang? Jawabannya akan sangat bergantung pada sentimen pasar dan aliran modal dalam pekan-pekan mendatang.



