Bilal El Khannouss: Bintang Muda Maroko yang Siap Guncang Piala Dunia 2026
Baca dalam 60 detik
- Gelandang serang VfB Stuttgart berusia 22 tahun itu menjadi andalan baru Maroko setelah tampil impresif di Bundesliga dan Liga Europa musim 2025/26.
- El Khannouss, yang memulai debut Piala Dunia pada 2022, kini dipercaya sebagai starter di Piala Afrika 2026 dan diharapkan memimpin skuad Atlas Lions melawan Brasil, Skotlandia, dan Haiti.
- Pelatih Stuttgart Sebastian Hoeneร memuji keyakinan diri sang pemain yang dinilai mampu menciptakan momen-momen krusial di laga besar.

Bilal El Khannouss, gelandang serang VfB Stuttgart berusia 22 tahun, menjadi salah satu pemain kunci yang diandalkan Maroko untuk melaju jauh di Piala Dunia 2026 setelah musim gemilang bersama klubnya. Pemain kelahiran Belgia itu membuktikan diri sebagai motor serangan Stuttgart dengan torehan lima gol dan lima assist di Bundesliga serta lima gol tambahan di Liga Europa.
El Khannouss bergabung dengan Stuttgart secara pinjaman pada awal September 2025 dan langsung memberikan dampak. Gol perdananya tercipta saat mengalahkan St. Pauli 2-0 di kandang. Sejak itu, ia berkembang menjadi elemen vital dalam skema permainan Stuttgart, baik di kompetisi domestik maupun Eropa. Penampilannya yang konsisten membuatnya layak disebut sebagai salah satu gelandang serang paling menjanjikan di Bundesliga.
Di level internasional, El Khannouss sudah malang melintang sejak usia 18 tahun. Ia menjadi pemain termuda Maroko yang tampil di Piala Dunia saat debut pada laga perebutan tempat ketiga melawan Kroasia di Qatar 2022. Setelah itu, ia turut membawa pulang medali perunggu Olimpiade Paris 2024. Pada Piala Afrika 2026, statusnya meningkat dari sekadar pemain pengganti menjadi starter di semua pertandingan knockout.
Menjelang Piala Dunia 2026, Maroko tergabung di Grup F bersama Brasil, Skotlandia, dan Haiti. Pelatih Mohamed Ouahbi sangat mengandalkan kreativitas El Khannouss untuk menembus pertahanan lawan. Jika mampu tampil seperti saat membawa Stuttgart ke fase gugur Liga Europa, bukan tidak mungkin Maroko mengulang pencapaian heroik mereka di Qatar 2022 yang tembus semifinal.
Pelatih Stuttgart Sebastian Hoeneร memberikan pujian tinggi kepada anak asuhnya. "Bilal adalah pemain untuk momen-momen spesial. Ia sudah mencetak beberapa gol penting. Ia selalu percaya pada diri sendiri dan tim. Menurut saya, ia memancarkan keyakinan yang menular," ujar Hoeneร. Kepercayaan diri semacam itu menjadi modal berharga bagi El Khannouss untuk bersinar di panggung terbesar sepak bola dunia.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, perjalanan El Khannouss bisa menjadi inspirasi. Ia membuktikan bahwa pemain muda dengan jam terbang tinggi di liga top Eropa mampu menjadi pembeda di turnamen internasional. Apakah Maroko akan kembali menjadi kuda hitam? Jawabannya ada pada konsistensi El Khannouss dan kolektifitas tim Atlas Lions.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8260041/original/056241500_1781536640-1000121649.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8260021/original/010580200_1781531393-1000899390.jpg)
