Persik Kediri Lepas Rodrigo Dias: Bomber Brasil Minim Gol, Manajemen Lakukan Perombakan
Baca dalam 60 detik
- Persik Kediri memutuskan tidak memperpanjang kontrak striker asal Brasil, Rodrigo Dias, setelah ia gagal mencetak gol dalam 15 penampilan musim lalu.
- Keputusan ini menjadi langkah awal perombakan skuad Macan Putih menyongsong BRI Super League 2026/2027, seiring promosi M. Syahid Nur Ichsan ke posisi Direktur Operasional.
- Langkah profesional Persik menunjukkan komitmen klub dalam meningkatkan daya saing, meski harus melepas pemain berpengalaman yang kurang cocok dengan skema permainan.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8260021/original/010580200_1781531393-1000899390.jpg)
Persik Kediri resmi melepas striker asal Brasil, Rodrigo Dias, setelah kontraknya tidak diperpanjang untuk musim BRI Super League 2026/2027. Keputusan ini diambil menyusul minimnya kontribusi pemain berusia 32 tahun tersebut sepanjang musim lalu.
Rodrigo Dias didatangkan Persik pada paruh musim kedua kompetisi sebelumnya dengan harapan dapat menambah ketajaman lini depan. Namun, dari 15 pertandingan yang dilakoninya, ia hanya tampil selama 278 menit tanpa sekalipun mencetak gol. Seluruh menit bermainnya diperoleh sebagai pemain pengganti, menandakan ketidakcocokan dengan skema permainan pelatih.
Manajemen Persik mengapresiasi dedikasi Rodrigo Dias selama berseragam Macan Putih. "Kami berterima kasih atas kontribusi besar dan dedikasi tinggi yang diperlihatkan Rodrigo Dias," ujar Rachmad Tri Kuncara, Manajer Tim Persik yang baru. Sebelum bergabung dengan Persik, Rodrigo Dias sempat berkarier di Liga Thailand bersama PT Prachuap FC. Ia menjadi pemain pertama yang dilepas klub untuk musim depan.
Langkah ini merupakan bagian dari perombakan skuad yang lebih luas. Persik Kediri juga melakukan reshuffle manajemen dengan mempromosikan M. Syahid Nur Ichsan, yang telah tiga musim menjabat manajer tim, ke posisi Direktur Operasional. Jabatan manajer tim diserahkan kepada Rachmad Tri Kuncara, yang sebelumnya menjadi asisten manajer. Direktur Persik, Souraiya Farina, menegaskan bahwa perubahan ini bertujuan memperkuat organisasi klub menjelang tantangan musim depan. "Tugas baru ini bukanlah tugas yang mudah. Masing-masing memiliki tantangan tersendiri. Tapi semua tetap dengan tujuan untuk membangun kekuatan yang lebih solid," ujarnya.
Keputusan melepas Rodrigo Dias menunjukkan Persik tidak ragu mengambil langkah tegas demi meningkatkan performa tim. Dengan tidak adanya kontribusi gol dari striker asing, klub harus mencari amunisi baru yang lebih cocok dengan gaya bermain pelatih Marcos Reina. Pertanyaan selanjutnya adalah siapa yang akan mengisi posisi penyerang tengah untuk musim depan, dan apakah perombakan manajemen ini cukup untuk membawa Persik bersaing di papan atas BRI Super League 2026/2027.



