Direktur Baru Juventus Incar Duo Liverpool demi Perkuat Identitas Italia
Baca dalam 60 detik
- Giovanni Carnevali, direktur anyar Juventus, menjadikan Federico Chiesa dan Giovanni Leoni sebagai target utama untuk membangun skuad berintikan pemain Italia.
- Chiesa, yang hengkang ke Liverpool pada 2024, dikabarkan terbuka kembali ke Turin, sementara Leoni baru pulih dari cedera ACL yang mengancam kariernya.
- Langkah ini sejalan dengan visi pelatih Luciano Spalletti yang ingin memperkuat karakter tim nasional Italia melalui basis pemain Serie A.

Direktur baru Juventus, Giovanni Carnevali, langsung tancap gas dengan menyusun strategi transfer yang berfokus pada pemain lokal. Dua nama yang masuk dalam radar utamanya adalah Federico Chiesa dan Giovanni Leoni, keduanya saat ini membela Liverpool. Langkah ini dinilai sebagai upaya untuk mengembalikan identitas Italia di skuad Bianconeri yang dalam beberapa musim terakhir lebih banyak dihuni pemain asing.
Menurut laporan La Gazzetta dello Sport dan Tuttosport, Carnevali ingin membangun inti tim yang solid dengan pemain-pemain Italia guna membantu pelatih Luciano Spalletti membentuk identitas kuat pada musim depan. Spalletti sendiri dikenal sebagai pelatih yang mengutamakan kolektivitas dan karakter khas Italia. Dengan mendatangkan pemain-pemain yang sudah terbiasa dengan budaya sepak bola Italia, diharapkan transisi taktik dan adaptasi berjalan lebih mulus.
Federico Chiesa bukanlah nama asing bagi Juventus. Pemain sayap berusia 27 tahun itu sebelumnya membela Juventus dari 2020 hingga 2024 sebelum pindah ke Liverpool. Ia bahkan pernah mengakui bahwa kepergiannya dari Turin bukanlah keinginannya sendiri. Dalam beberapa kesempatan, Chiesa menyatakan keterbukaannya untuk kembali ke Allianz Stadium. Namun, masa depannya di Liverpool masih belum jelas setelah musim yang kurang memuaskan secara tim.
Sementara itu, Giovanni Leoni, bek muda berusia 20 tahun, justru mengalami mimpi buruk di musim perdananya bersama Liverpool. Ia menderita cedera ligamen lutut (ACL) pada pertandingan pertamanya dan harus absen sepanjang musim. Meski demikian, potensinya tetap diakui, dan Juventus melihatnya sebagai investasi jangka panjang. Leoni dianggap cocok dengan filosofi Carnevali yang gemar merekrut pemain muda Italia berbakat.
Selain duo Liverpool, Carnevali juga dikabarkan mengincar Cher Ndour dari Fiorentina dan Domenico Berardi dari Sassuolo. Ndour, gelandang serang berusia 20 tahun, baru saja melakukan debut senior bersama Timnas Italia di bawah asuhan Silvio Baldini. Fiorentina sendiri menilai Ndour sebagai pemain kunci untuk masa depan mereka. Juventus disebut-sebut siap menawarkan Fabio Miretti sebagai bagian dari kesepakatan tukar tambah plus uang tunai. Sementara Berardi, yang menghabiskan seluruh kariernya di Sassuolo, bisa menjadi reuni dengan Carnevali yang pernah menjadi direktur klub tersebut.
Langkah Juventus ini menarik untuk dicermati dari sudut pandang sepak bola Indonesia. Banyak penggemar Tanah Air yang mengidolakan pemain-pemain Italia dan mengikuti perkembangan Serie A. Jika Juventus berhasil mendatangkan Chiesa dan Leoni, maka daya tarik liga Italia di mata pecinta sepak bola Indonesia bisa meningkat. Selain itu, strategi mengutamakan pemain lokal juga bisa menjadi pelajaran bagi klub-klub Indonesia yang kerap mengandalkan pemain asing tanpa membangun pondasi pemain lokal yang kuat.
Namun, tantangan terbesar Juventus adalah negosiasi dengan Liverpool. Chiesa masih memiliki kontrak hingga 2027, sementara Leoni baru pulih dari cedera. Harga yang diminta Liverpool kemungkinan tidak murah. Apakah Carnevali mampu mewujudkan ambisinya membangun Juventus yang lebih Italia? Ataukah klub akan kembali bergantung pada pemain asing seperti musim-musim sebelumnya? Jawabannya akan terlihat pada bursa transfer musim panas mendatang.



