Newcastle Buru Liam Delap Usai Kehilangan Anthony Gordon: Striker Muda Berharga Rp800 Miliar?
Baca dalam 60 detik
- Newcastle United mengincar Liam Delap, penyerang Chelsea yang gagal bersinar, sebagai suksesor Anthony Gordon yang telah dijual musim panas ini.
- Delap, yang dibanderol £40 juta (sekitar Rp800 miliar), hanya mencetak satu gol Premier League musim lalu namun tajam bersama Ipswich dengan 12 gol pada 2024/25.
- Manajer Eddie Howe diyakini mampu memoles kembali potensi Delap, seperti yang pernah dilakukannya terhadap Gordon, untuk mengangkat performa Newcastle yang terpuruk di peringkat 12.

Newcastle United kembali berburu penyerang anyar setelah kehilangan dua bintang utamanya dalam dua musim beruntun. Kali ini, Liam Delap, pemain depan Chelsea yang tengah kehilangan tempat, masuk dalam radar, dengan nilai transfer mencapai £40 juta (sekitar Rp800 miliar).
Kepergian Anthony Gordon ke Barcelona dengan mahar £69 juta musim panas ini menjadi pukulan telak bagi skuad asuhan Eddie Howe. Sebelumnya, Alexander Isak sudah lebih dulu dilepas ke Liverpool seharga £125 juta tahun lalu. Alhasil, lini depan Newcastle yang musim lalu hanya finis di peringkat 12 Premier League kini sangat membutuhkan sosok baru yang bisa diandalkan.
Liam Delap, 23 tahun, direkrut Chelsea dari Ipswich Town seharga £30 juta pada 2025, tetapi performanya di Stamford Bridge mengecewakan. Hanya satu gol Premier League yang ia buat musim lalu. Manajer baru Chelsea, Xabi Alonso, dikabarkan ingin melepasnya. Namun, statistik Delap di Ipswich pada 2024/25 cukup menarik: 12 gol dari 37 pertandingan, di mana ia dijuluki "wrecking ball" oleh jurnalis Sky Sports Lewis Jones karena kekuatan fisiknya.
Menurut TEAMtalk, Newcastle sudah menjalin komunikasi dengan agen Delap. Sayangnya, mereka bukan satu-satunya peminat: Everton disebut menjadi yang terdepan untuk merekrut pemain jebolan akademi Manchester City itu. Dengan Chelsea yang ngotot memperoleh £40 juta, persaingan di bursa transfer semakin ketat.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, saga transfer ini menarik untuk diikuti. Newcastle, yang sempat menjadi sorotan setelah diakuisisi konsorsium Arab Saudi, kini harus beradaptasi dengan realitas pasar: mereka bukan lagi pemburu gelar, melainkan klub yang menjual pemain bintang demi menyeimbangkan keuangan. Kehadiran Delap, jika berhasil, bisa menjadi contoh bagaimana Howe memoles pemain muda potensial, seperti yang ia lakukan pada Anthony Gordon—yang hanya mencetak tujuh gol dalam 78 laga bersama Everton sebelum bersinar di Newcastle.
Delap sendiri dianggap memiliki profil fisik yang cocok dengan gaya bermain Newcastle. Ia kuat dalam duel udara, mampu menjadi target umpan silang, dan punya naluri mencetak gol yang cukup baik. Namun, konsistensi dan kepercayaan diri menjadi kunci. Jika Howe bisa memulihkan kepercayaan dirinya, bukan tidak mungkin Delap akan menjadi pencetak gol andalan baru, bahkan mampu melampaui pengaruh Gordon di lini depan.
Pertanyaan besarnya: apakah Newcastle mampu mengalahkan Everton dalam perburuan ini? Dan jika Delap datang, mampukah ia menjadi solusi jangka panjang di St James' Park, atau hanya sekadar proyek yang gagal lagi? Jawabannya akan terbukti dalam beberapa pekan ke depan.



