Kevin Sinfield Raih Gelar Ksatria, Enam Pemain Timnas Wanita Inggris Terima MBE
Baca dalam 60 detik
- Kevin Sinfield, legenda rugby Leeds Rhinos, dianugerahi gelar ksatria atas jasanya dalam menggalang dana lebih dari £11 juta untuk riset penyakit Motor Neuron (MND).
- Enam pemain Timnas Wanita Inggris yang memenangkan Euro 2025, termasuk Lauren James dan Chloe Kelly, mendapat penghargaan MBE dalam daftar kehormatan ulang tahun Raja Charles III.
- Penghargaan ini menandai pengakuan luas terhadap olahraga dan filantropi di Inggris, dengan tokoh seperti Luke Donald dan Shaun Murphy juga menerima OBE.

Kevin Sinfield, mantan kapten Leeds Rhinos dan timnas rugby Inggris, baru saja dianugerahi gelar ksatria (knighthood) dalam daftar kehormatan ulang tahun Raja Charles III. Penghargaan ini menjadikannya tokoh rugby liga kedua yang menerima gelar tersebut setelah Billy Boston. Tak hanya Sinfield, enam pemain Timnas Wanita Inggris yang sukses menjuarai Euro 2025 juga mendapat penghargaan MBE, menandai pengakuan atas prestasi mereka di lapangan hijau.
Sinfield, yang kini menjabat sebagai pelatih pertahanan timnas rugby union Inggris, telah mengumpulkan lebih dari £11 juta untuk mendukung riset dan keluarga yang terkena dampak penyakit Motor Neuron (MND). Penggalangan dana ini terinspirasi oleh sahabat karibnya, Rob Burrow, yang meninggal pada 2024 setelah berjuang melawan MND selama lima tahun. "Tujuh tahun terakhir telah memberi saya begitu banyak inspirasi," ujar Sinfield. "Komunitas MND adalah yang terbaik di antara kita, dan merupakan kehormatan bagi saya untuk mendukung mereka."
Enam pemain Timnas Wanita Inggris—Michelle Agyemang, Jess Carter, Hannah Hampton, Lauren James, Chloe Kelly, dan Alessia Russo—dianugerahi MBE setelah kemenangan mereka di Euro 2025. Sebelumnya, lima rekan setim mereka telah diakui dalam daftar tahun baru. Jess Carter mengaku bangga: "Sungguh luar biasa bisa diakui. Saya melihat banyak rekan setim yang melakukan hal luar biasa untuk sepak bola wanita, dan ini kehormatan menjadi bagian dari daftar itu."
Selain Sinfield dan para pemain sepak bola, sejumlah tokoh olahraga lain juga mendapat penghargaan. Legenda rugby liga Neil Fox ditingkatkan dari MBE menjadi CBE, sementara kapten Piala Ryder dua kali Luke Donald, mantan juara dunia snooker Shaun Murphy, dan mantan kapten rugby union Inggris Emily Scarratt menerima OBE. Donald akan berusaha menjadi kapten pertama yang memimpin tim Eropa meraih tiga kemenangan beruntun di Piala Ryder tahun depan. Murphy, yang nyaris meraih gelar dunia kedua bulan lalu, diakui atas kerja amalnya untuk Rainbow Children's Hospice. "Saya tidak percaya, saya mulai gemetar," katanya kepada BBC Sport.
Di luar olahraga, mantan wakil ketua Arsenal David Dein dianugerahi OBE atas jasanya untuk sepak bola dan amal. Dein mendirikan The Twinning Project pada 2018, yang menjembatani klub sepak bola dengan penjara setempat untuk mengurangi residivisme. Sementara itu, mantan pemain internasional Skotlandia Lou Macari menerima MBE atas jasanya untuk sepak bola dan tunawisma di Stoke-on-Trent. Macari, yang mendirikan yayasan untuk memerangi tunawisma, mengatakan, "Saya mendapat lebih banyak orang berbicara tentang tunawisma daripada sepak bola, dan saya tidak keberatan."
Penghargaan ini juga mencakup tokoh-tokoh seperti pelatih Timnas U-21 Inggris Lee Carsley (MBE), legenda Tottenham Cliff Jones yang berusia 91 tahun (MBE), serta joki Ryan Moore (MBE). Di dunia penyiaran, Ian Robertson dan Garry Richardson, yang masing-masing telah bekerja lebih dari 45 tahun di BBC, juga diakui.
Bagi Indonesia, daftar kehormatan ini menyoroti bagaimana olahraga dapat menjadi katalis untuk perubahan sosial. Pengakuan terhadap Sinfield dan para pemain wanita Inggris menunjukkan bahwa prestasi di lapangan dapat berdampak luas, baik dalam menggalang dana untuk penyakit langka maupun mempromosikan kesetaraan gender. Ke depannya, apakah model filantropi seperti yang dilakukan Sinfield dapat diadopsi oleh atlet-atlet Indonesia untuk mendukung isu-isu kesehatan dan sosial? Pertanyaan ini layak direnungkan seiring berkembangnya kesadaran akan peran olahraga di luar kompetisi.



