HUT Bhayangkara ke-80: Polda Papua Tengah Salurkan 100 Paket Sembako ke Pedagang Pasar di Nabire
Baca dalam 60 detik
- Polda Papua Tengah membagikan 100 paket bantuan sosial kepada pedagang di tiga pasar tradisional Nabire dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80.
- Kapolda Brigjen Jermias Rontini menyebut kegiatan ini sebagai upaya mendekatkan Polri dengan masyarakat dan menjaga situasi kamtibmas.
- Bantuan difokuskan pada mama-mama Papua, dengan harapan meringankan beban ekonomi pedagang kecil di daerah tersebut.
Sebanyak 100 paket sembako dibagikan Polda Papua Tengah kepada para pedagang di tiga pasar tradisional Kabupaten Nabire, Rabu (11/6/2026), sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Langkah ini tidak hanya bertujuan meringankan beban ekonomi warga, tetapi juga menjadi ajang memperkuat hubungan antara kepolisian dan komunitas setempat.
Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol. Jermias Rontini memimpin langsung penyaluran bantuan didampingi Wakapolda Kombes Pol Gustav R. Urbina, Kapolres Nabire AKBP Samuel D. Tatiratu, dan Wakapolres Kompol Dr. Piter Kendek. Paket sembako yang berisi beras, gula, minyak goreng, tepung, dan kebutuhan pokok lainnya diberikan secara simbolis kepada para pedagang, khususnya mama-mama Papua yang menjadi tulang punggung ekonomi keluarga.
Menurut Brigjen Rontini, pemilihan pasar tradisional sebagai lokasi penyaluran bukan tanpa alasan. "Pasar adalah pusat denyut ekonomi masyarakat. Dengan hadir di sana, kami bisa mendengar langsung aspirasi warga sekaligus menyampaikan pesan kamtibmas," ujarnya. Ia menambahkan bahwa bantuan ini merupakan wujud nyata komitmen Polri untuk hadir di tengah masyarakat, bukan sekadar seremoni.
Kapolres Nabire AKBP Samuel D. Tatiratu menekankan bahwa kegiatan sosial ini merupakan bagian dari pengabdian Polri kepada masyarakat. "Polri harus hadir sebagai pelayan, mitra, dan rekan dalam menjaga keamanan. Di Nabire, kami ingin masyarakat melihat polisi bukan sebagai aparat yang menakutkan, melainkan sahabat," katanya. Pernyataan ini relevan mengingat Papua Tengah merupakan salah satu daerah yang kerap menghadapi tantangan keamanan dan kesenjangan ekonomi.
Bagi Indonesia, langkah Polda Papua Tengah ini mencerminkan strategi Polri yang semakin mengedepankan pendekatan humanis di daerah rawan. Di tengah tekanan ekonomi yang masih dirasakan pedagang kecil, bantuan sembako memang tidak besar, namun diharapkan mampu memberikan sedikit kelegaan. Ke depan, pertanyaan yang muncul adalah apakah program serupa akan diperluas ke daerah lain di Papua Tengah, dan bagaimana keberlanjutannya setelah momen Hari Bhayangkara usai.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5457634/original/036507900_1767008468-b8788a0c-6972-4f8e-a2c0-b4b153fbcf56.jpg)