Arsenal Incar Marcus Rashford: Peningkatan Kualitas di Lini Depan?
Baca dalam 60 detik
- Arsenal dikabarkan telah melakukan pendekatan untuk merekrut Marcus Rashford dari Manchester United, yang dipinjamkan ke Barcelona musim lalu.
- Rashford tampil impresif di La Liga dengan 14 gol dan 14 assist, mengungguli Leandro Trossard yang mengalami penurunan performa.
- Potensi transfer ini menjadi sinyal ambisi Arsenal untuk memperkuat serangan, meski harus bersaing dengan Chelsea dan klub-klub Eropa lainnya.

Arsenal dikabarkan serius mengejar Marcus Rashford, penyerang Manchester United yang tengah dalam masa pinjaman di Barcelona. Langkah ini menjadi bagian dari rencana besar The Gunners untuk merombak lini depan mereka pada bursa transfer musim panas mendatang, setelah performa inkonsisten para pemain sayapnya musim lalu.
Menurut laporan TEAMtalk, perwakilan Rashford telah menghubungi Arsenal dan Chelsea untuk menawarkan jasa pemain 28 tahun tersebut. Rashford sendiri diperkirakan akan kembali ke Manchester United setelah Piala Dunia 2026, karena Barcelona enggan mengaktifkan opsi pembelian sebesar £26 juta dan justru ingin menegosiasikan harga yang lebih rendah. Kehadiran Anthony Gordon di Camp Nou semakin mempersempit peluang Rashford bertahan di Spanyol.
Selain dua klub Premier League, sejumlah raksasa Eropa seperti Bayern Munich, Paris Saint-Germain, dan Atletico Madrid juga dikabarkan telah didekati. Klub-klub Liga Arab Saudi pun turut memantau situasi ini. Bagi Arsenal, merekrut Rashford bukan hanya soal menambah daya gedor, tetapi juga memiliki nilai historis—pemain asal Inggris itu mencetak dua gol pada debut Premier League-nya melawan Arsenal pada 2016.
Perbandingan statistik antara Rashford dan Leandro Trossard menunjukkan potensi peningkatan signifikan. Musim lalu di La Liga, Rashford mencatatkan 14 gol dan 14 assist, jauh melampaui Trossard yang hanya mencetak enam gol Premier League. Dalam hal dribel per 90 menit (1,5) dan progressive carries (persentil 77), Rashford juga unggul atas Trossard (persentil 53). Data ini menegaskan bahwa Rashford masih berada di level elite sebagai winger kiri.
Keputusan Arsenal untuk mendekati Rashford juga dipengaruhi oleh mahalnya harga target utama mereka, Morgan Rogers dari Aston Villa, yang disebut-sebut bernilai sekitar £100 juta. Selain Rogers, Arsenal sempat menjajaki kemungkinan merekrut Kenan Yildiz (Juventus) dan Bradley Barcola (PSG), namun menemui hambatan. Rashford, yang kontraknya di Manchester United masih tersisa, bisa menjadi opsi lebih terjangkau dengan pengalaman Premier League yang melimpah—297 penampilan dan 89 gol.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, rumor ini menambah daftar panjang pergerakan klub-klub besar Eropa yang kerap menjadi sorotan. Arsenal, yang memiliki basis penggemar besar di Indonesia, tentu akan mendapat perhatian ekstra jika transfer ini terwujud. Rashford, dengan statusnya sebagai salah satu pemain Inggris paling populer, bisa menjadi magnet komersial sekaligus solusi teknis bagi Arteta.
Namun, keraguan terhadap sikap dan etos kerja Rashford masih menjadi catatan. Meski begitu, statistiknya musim lalu membuktikan bahwa ia masih mampu tampil di level tertinggi. Pertanyaan besarnya: akankah Arsenal benar-benar merealisasikan langkah kontroversial ini, atau hanya sekadar penjajakan di tengah hiruk-pikuk bursa transfer?



