Tottenham Siapkan Suksesor Romero: Jan Paul van Hecke Incaran Baru
Baca dalam 60 detik
- Tottenham Hotspur telah menyetujui persyaratan pribadi dengan bek Brighton Jan Paul van Hecke, yang diincar sebagai pengganti Cristian Romero.
- Brighton mematok harga minimal £70 juta untuk van Hecke, sementara Spurs berupaya menurunkan biaya transfer setelah tawaran pertama ditolak.
- Kedatangan van Hecke diharapkan tidak hanya memperkuat lini belakang, tetapi juga mengisi peran kapten yang ditinggalkan Romero.

Tottenham Hotspur bergerak cepat di bursa transfer musim panas ini dengan menyepakati persyaratan pribadi bersama bek Brighton & Hove Albion, Jan Paul van Hecke, sebagai bagian dari rencana besar membangun kembali skuad setelah dua musim terpuruk di Premier League.
Klub asal London Utara itu hanya mampu finis di peringkat ke-17 pada musim 2025/26, sama seperti musim sebelumnya. Kondisi ini membuat manajemen Tottenham sadar bahwa jendela transfer musim panas ini menjadi momentum krusial untuk bangkit dan bersaing kembali ke papan atas. Pelatih Roberto De Zerbi, yang dianggap berhasil menyelamatkan tim dari degradasi, mendapat dukungan penuh untuk merekrut pemain baru.
Menurut jurnalis Fabrizio Romano, Spurs telah mencapai kata sepakat dengan van Hecke terkait kontrak pribadi. Namun, negosiasi antar klub masih berlangsung setelah tawaran pertama Tottenham ditolak Brighton. The Seagulls mematok harga minimal £70 juta untuk bek berusia 26 tahun itu, angka yang dinilai cukup tinggi namun sebanding dengan kualitas yang dimilikinya.
Kedatangan van Hecke diproyeksikan sebagai suksesor Cristian Romero yang performanya mengecewakan musim lalu. Romero, yang juga menjabat kapten tim, mengumpulkan 11 kartu kuning dan 2 kartu merah sepanjang musim 2025/26. Catatan disiplin yang buruk itu dinilai merugikan tim di momen-momen krusial. Selain itu, Romero dikabarkan enggan menepis rumor hengkang, membuat kepergiannya semakin mungkin terjadi.
Van Hecke dinilai memiliki kualitas kepemimpinan yang dibutuhkan Tottenham. Selama membela Brighton, ia menjadi pilar di lini belakang dan menunjukkan statistik impresif. Musim lalu, ia menyelesaikan 2.198 operan, masuk dalam 3% pemain terbaik di Premier League dalam kategori tersebut. Ia juga memenangkan 62% duel darat dan membuat 8,9 kontribusi defensif per 90 menit—catatan yang lebih baik dari bek tengah Tottenham mana pun musim lalu.
Gaya bermain De Zerbi yang mengedepankan penguasaan bola membuat Van Hecke sangat cocok. Kemampuannya membangun serangan dari belakang dan ketenangan saat membawa bola menjadi nilai tambah. Jika transfer ini terealisasi, bukan tidak mungkin Van Hecke akan langsung dipercaya memakai ban kapten, menggantikan Romero yang dianggap gagal memenuhi ekspektasi.
Selain Van Hecke, Tottenham juga dikaitkan dengan winger Liverpool Cody Gakpo yang disebut-sebut terbuka meninggalkan Anfield dengan banderol sekitar £60 juta. Namun, prioritas utama saat ini tetap memperkuat pertahanan. Dengan persaingan ketat di Premier League, langkah Tottenham di bursa transfer akan menentukan apakah mereka mampu kembali ke jalur kompetitif musim depan.
Yang menjadi pertanyaan, akankah Tottenham bersedia memenuhi tuntutan Brighton yang mencapai £70 juta? Atau justru akan mencari alternatif lain yang lebih terjangkau? Keputusan dalam beberapa pekan ke depan akan menjadi penentu arah kebangkitan Spurs.



