Cagliari Ikat Pelatih Muda Pisacane Hingga 2028, Bukti Konsistensi di Serie A
Baca dalam 60 detik
- Eks bek Cagliari, Fabio Pisacane, resmi meneken kontrak anyar hingga 2028 dengan opsi perpanjangan setahun.
- Di musim debutnya, Pisacane membawa Cagliari finis ke-14 dengan 43 poin, raihan terbaik klub dalam hampir satu dekade.
- Perpanjangan kontrak ini menegaskan strategi klub yang mengedepankan kesinambungan dan pengembangan pemain muda.

Cagliari resmi mengikat pelatih kepala Fabio Pisacane dengan kontrak baru yang berdurasi hingga musim panas 2028, plus opsi perpanjangan 12 bulan. Langkah ini diambil setelah debut positif sang juru taktik di Serie A musim lalu.
Pisacane, yang merupakan mantan bek Cagliari dengan 151 penampilan liga, memulai karier kepelatihannya di akademi klub pada 2022. Ia kemudian menangani tim Primavera sebelum dipercaya menukangi tim utama pada awal musim 2025-26. Hasilnya, Cagliari finis di peringkat ke-14—posisi terbaik klub dalam hampir satu dekade, setelah sebelumnya hanya mampu bertengger di papan tengah pada 2016-17.
Dalam pernyataan resmi, Cagliari menyebut perpanjangan kontrak ini sebagai 'pilihan atas nama kesinambungan'. Manajemen klub menilai pencapaian musim lalu—termasuk 43 poin, kemenangan bergengsi atas tim-tim besar, serta pertumbuhan sejumlah pemain muda—menjadi fondasi kokoh untuk masa depan.
Kebijakan Cagliari mempertahankan Pisacane mencerminkan tren klub-klub Italia yang mulai berani memberi kepercayaan jangka panjang kepada pelatih muda. Di tengah persaingan Serie A yang kian ketat, stabilitas di kursi pelatih menjadi aset berharga. Pisacane, yang masih berusia 39 tahun, dianggap mampu menyelaraskan target prestasi dengan pengembangan pemain binaan sendiri.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, langkah Cagliari bisa menjadi pelajaran tentang pentingnya membangun proyek jangka panjang. Klub-klub di Liga 1 kerap berganti pelatih dalam waktu singkat, sehingga sulit mencapai konsistensi performa. Model kontrak bertahap seperti yang diterapkan Cagliari—dengan opsi perpanjangan berdasarkan capaian—bisa menjadi alternatif untuk mengurangi risiko kegagalan.
Pisacane sendiri mengaku bangga atas kepercayaan yang diberikan. “Perpanjangan ini menegaskan keinginan bersama untuk melanjutkan perjalanan yang telah dimulai. Komitmen, dedikasi, dan cinta pada jersey ini akan terus menjadi pedoman,” ujarnya dalam pernyataan klub. Pertanyaan selanjutnya: mampukah Pisacane membawa Cagliari ke level lebih tinggi, seperti menembus papan atas atau bahkan bersaing di kompetisi Eropa?



