Switch 2 Dapat Eksklusif Baru: Ninjala 2 Meluncur 2027
Baca dalam 60 detik
- Gungho Online Entertainment mengumumkan Ninjala 2: The Uncharted Planet dalam Nintendo Direct, menandai kembalinya waralaba dengan petualangan pemain tunggal.
- Sekuel ini dijadwalkan rilis pada musim semi 2027 secara eksklusif untuk Nintendo Switch 2, memanfaatkan peningkatan performa konsol generasi baru.
- Keputusan membawa Ninjala ke jalur single-player menunjukkan pergeseran strategi pengembang untuk memperluas basis pemain di luar genre battle royale.

Nintendo Direct pekan ini menjadi panggung bagi kejutan yang dinanti para penggemar: Gungho Online Entertainment memperkenalkan Ninjala 2: The Uncharted Planet, sekuel dari game aksi multipemai yang fenomenal. Tidak seperti pendahulunya yang berfokus pada pertarungan daring, seri terbaru ini mengusung petualangan pemain tunggal (single-player) dan dijadwalkan meluncur pada musim semi 2027 secara eksklusif untuk Nintendo Switch 2.
Trailer perdana yang ditayangkan memperlihatkan protagonis utama menjelajahi planet asing yang belum dipetakan, dengan teka-teki lingkungan dan pertarungan berbasis senjata gum (permen karet) khas Ninjala. Perubahan genre dari battle royale menjadi aksi-petualangan solo menandai langkah berani Gungho untuk menjangkau audiens yang lebih luas. Analis industri menilai keputusan ini sebagai respons terhadap kejenuhan pasar game multipemai kompetitif, sekaligus memanfaatkan kapabilitas hardware Switch 2 yang lebih bertenaga.
Bagi para pemain di Indonesia, kabar ini membawa angin segar. Ninjala asli sempat populer di kalangan gamer Tanah Air berkat model free-to-play dan gaya visual anime yang khas. Namun, ketergantungan pada koneksi internet dan basis pemain yang fluktuatif kerap menjadi kendala. Dengan hadirnya mode pemain tunggal, penggemar lokal kini bisa menikmati cerita penuh tanpa khawatir soal koneksi atau server. Selain itu, rilis eksklusif di Switch 2—yang diperkirakan akan hadir di pasar Indonesia pada akhir 2026—berpotensi mendorong adopsi konsol generasi baru tersebut.
Gungho belum mengungkap detail mekanisme gameplay atau durasi kampanye, tetapi trailer mengisyaratkan elemen eksplorasi planet dan sistem crafting. Menurut pengamat game Jepang, langkah ini mirip dengan transisi yang dilakukan seri Splatoon saat menambahkan mode cerita di sekuelnya. “Ini adalah cara cerdas untuk memperkenalkan Ninjala kepada pemain yang mungkin enggan terjun ke mode kompetitif,” ujar seorang analis dari firma riset game Tokyo. “Dengan basis penggemar yang sudah ada, sekuel ini bisa menjadi batu loncatan menuju ekosistem yang lebih besar.”
Pertanyaan besar yang tersisa adalah apakah Ninjala 2 akan mempertahankan elemen multipemai di samping mode tunggal. Mengingat kesuksesan game asli yang mengandalkan pertarungan 8 pemain, Gungho kemungkinan akan mengintegrasikan mode daring sebagai fitur tambahan. Namun, hingga konfirmasi resmi, para penggemar harus bersabar menanti informasi lebih lanjut. Dengan jadwal rilis yang masih dua tahun lagi, Nintendo dan Gungho tampaknya sengaja memberi ruang bagi Switch 2 untuk membangun basis penggunanya terlebih dahulu.



