Timnas Indonesia vs Mozambik: Peluang Garuda Tembus 117 Besar Ranking FIFA
Baca dalam 60 detik
- Kemenangan atas Mozambik pada FIFA Matchday Selasa malam berpotensi menambah 5,69 poin bagi Indonesia, mendekatkan posisi ke peringkat 117 dunia.
- Saat ini Indonesia berada di peringkat 119 dengan 1.151,45 poin, sedangkan Mozambik di peringkat 102 dengan 1.224,31 poin.
- Jika menang, selisih poin dengan Sudan (posisi 117) hanya sekitar 0,08 poin, membuka peluang besar untuk naik peringkat.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7974520/original/066693200_1780811339-InShot_20260607_124713353.jpg.jpeg)
Timnas Indonesia berpeluang besar memperbaiki posisi di ranking FIFA jika mampu menaklukkan Mozambik pada laga FIFA Matchday di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Selasa (9/6/2026) malam. Setelah mengalahkan Oman 3-0 akhir pekan lalu, skuad Garuda kini mengincar kemenangan kedua yang bisa membawa mereka merangsek ke peringkat 117 dunia.
Berdasarkan simulasi terbaru, kemenangan atas Mozambik—yang berada 17 tingkat di atas Indonesia—akan memberikan tambahan sekitar 5,69 poin. Dengan total poin mencapai 1.157,13, Indonesia hanya akan terpaut 0,08 hingga 0,09 poin dari Sudan yang kini menempati peringkat 117. Pelatih John Herdman pun dihadapkan pada momentum langka untuk mengerek posisi tim Merah-Putih ke level yang belum pernah dicapai dalam beberapa tahun terakhir.
Mozambik bukan lawan yang mudah. Tim asuhan Chiquinho Conde itu menghuni peringkat 102 dunia dengan koleksi 1.224,31 poin, unggul cukup jauh dari Indonesia. Namun, kekalahan telak 1-4 dari Oman dalam uji coba tertutup di Bekasi, Minggu (7/6/2026), menunjukkan kerapuhan lini belakang mereka. Di sisi lain, Indonesia datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah menghancurkan Oman dengan skor 3-0 di stadion yang sama.
Kedalaman skuad menjadi modal utama Garuda. Belasan pemain diaspora yang merumput di Eropa, seperti Jay Idzes (Sassuolo), Calvin Verdonk (Lille), Kevin Diks (Borussia Mönchengladbach), dan Emil Audero (Como), memberikan variasi taktik yang sulit dibaca lawan. Herdman, pelatih asal Inggris, juga telah membuktikan kemampuannya dengan meraih kemenangan meyakinkan atas St. Kitts and Nevis dan hanya kalah tipis dari Bulgaria.
Mozambik sendiri memiliki sejumlah pemain berpengalaman di Eropa, seperti Manuel Kambala dan Edmilson Dove, serta penyerang tajam Chamito. Namun, hasil uji coba melawan Oman mengindikasikan bahwa tim Afrika itu belum sepenuhnya siap menghadapi pressing tinggi yang menjadi ciri khas Indonesia di bawah Herdman. Apalagi, Mozambik baru tiba di Jakarta pada Jumat malam dan hanya memiliki waktu singkat untuk beradaptasi.
Bagi Indonesia, laga ini bukan sekadar ajang pemanasan. Setiap poin sangat berharga dalam upaya memperbaiki peringkat FIFA, yang berdampak pada undian kualifikasi Piala Dunia dan turnamen regional. Dengan dukungan penuh suporter di GBK, Garuda memiliki kesempatan emas untuk mengukir sejarah baru. Akankah Herdman mampu membawa Indonesia menembus 117 besar? Jawabannya akan terjawab Selasa malam.



