Piala AFF 2026: Ajang Pembuktian Pemain Lokal, Rizky Ridho dan Dony Tri Jadi Andalan
Baca dalam 60 detik
- Pelatih John Herdman memastikan mayoritas pemain Timnas Indonesia di Piala AFF 2026 berasal dari liga domestik, memanfaatkan momentum setelah kemenangan di FIFA Matchday Juni.
- Turnamen yang bergeser ke pertengahan tahun ini menjadi batu loncatan menuju Piala Asia 2027, dengan target merebut trofi ASEAN Hyundai Cup.
- Indonesia tergabung di Grup A bersama Vietnam, Singapura, Kamboja, dan Timor Leste, menjalani laga kandang-tandang mulai 26 Juli hingga 26 Agustus 2026.
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5543200/original/045127000_1775018958-dony_3.jpg)
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, memutuskan untuk mengandalkan pemain-pemain yang berlaga di kompetisi domestik pada gelaran Piala AFF 2026, yang akan berlangsung pada pertengahan tahun ini. Keputusan itu diambil setelah melihat performa apik sejumlah pemain lokal dalam dua laga uji coba terakhir FIFA Matchday Juni 2026, saat Garuda menaklukkan Oman 3-0 dan Mozambik 1-0.
Herdman menegaskan bahwa turnamen ASEAN Hyundai Cup 2026 bukan sekadar ajang pemanasan, melainkan panggung bagi pemain seperti Rizky Ridho, Dony Tri Pamungkas, dan Rayhan Hannan untuk membuktikan kualitas mereka. "Kita sempat melihat sekilas penampilan Rayhan Hannan melawan Mozambik. Kita bisa melihat Rizky Ridho dan Dony Tri," ujar Herdman dalam konferensi pers, mengindikasikan bahwa para pemain ini akan menjadi tulang punggung skuad.
Perubahan jadwal Piala AFF tahun ini menjadi sorotan. Jika sebelumnya turnamen digelar pada akhir tahun, edisi 2026 dihelat pada 26 Juli hingga 26 Agustus 2026. Format kompetisi tetap menggunakan sistem round robin di fase grup dengan laga kandang-tandang, sementara semifinal dan final masih menerapkan sistem dua leg. Indonesia tergabung di Grup A bersama Vietnam, Singapura, Kamboja, dan Timor Leste.
Ambisi Herdman tidak hanya sebatas partisipasi. Ia secara terbuka menargetkan troju juara sebagai bekal menuju Piala Asia 2027. "Mereka akan mendapat kesempatan untuk membawa pulang trofi dan menunjukkan diri mereka. Sekaligus bersiap untuk Piala Asia 2027, turnamen besar yang paling penting," tegasnya. Pernyataan ini sekaligus menjadi sinyal bahwa para pemain lokal harus bertanggung jawab penuh atas performa tim.
Keputusan memprioritaskan pemain domestik juga menjadi strategi jangka panjang untuk memperkuat kedalaman skuad. Dengan tidak memanggil pemain-pemain abroad seperti Ole Romeny yang disebut Herdman akan 'bertemu lagi di bulan September', pelatih asal Inggris itu memberikan kesempatan emas bagi talenta lokal untuk bersinar di kancah regional. Langkah ini dinilai penting mengingat jadwal padat kompetisi domestik dan kebutuhan regenerasi tim.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, Piala AFF 2026 menjadi ajang yang dinanti untuk melihat sejauh mana perkembangan pemain lokal setelah serangkaian hasil positif di laga uji coba. Pertanyaan besarnya, mampukah Rizky Ridho dan kawan-kawan mengulang sukses seperti saat mengalahkan Oman dan Mozambik, serta membawa pulang gelar juara yang sudah lama dinantikan?



