Evandra Florasta Jadi Pahlawan, Timnas U-19 Indonesia Tundukkan Vietnam dan Lolos ke Semifinal
Baca dalam 60 detik
- Timnas U-19 Indonesia mengalahkan Vietnam 2-1 di laga pamungkas Grup A Piala AFF U-19, memastikan tiket semifinal dan status juara grup dengan tiga kemenangan.
- Pelatih Nova Arianto mempersiapkan Evandra Florasta sebagai eksekutor penalti, yang berhasil mencetak gol penentu dengan tenang di bawah tekanan.
- Pengamat Ronny Pangemanan memuji ketenangan Evandra, mengingatkan pada penalti krusial di Piala Dunia U-17 2025 saat melawan Honduras.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7168704/original/085767200_1779959562-ChatGPT_Image_May_28__2026__04_11_01_PM.jpg)
Timnas Indonesia U-19 memastikan langkah ke semifinal Piala AFF U-19 2026 setelah menaklukkan Vietnam dengan skor 2-1 di Stadion Utama Sumatra Utara, Deli Serdang, Minggu (7/6/2026). Kemenangan ini sekaligus mengukuhkan posisi Garuda Muda sebagai juara Grup A dengan raihan sempurna tiga kemenangan.
Dua gol kemenangan Indonesia dicetak oleh Reno Salampessy dan Evandra Florasta, sementara Vietnam hanya mampu membalas melalui Nguyen Quoc Khanh. Sebelumnya, Indonesia juga sukses mengalahkan Myanmar dan Timor Leste, menunjukkan dominasi di fase grup. Meski hanya membutuhkan hasil imbang untuk lolos, pelatih Nova Arianto tetap menginstruksikan anak asuhnya untuk bermain agresif dan meraih kemenangan, apalagi bermain di hadapan pendukung sendiri.
Pengamat sepak bola nasional, Ronny Pangemanan, yang akrab disapa Bung Ropan, mengungkapkan bahwa ia langsung menghubungi Nova Arianto usai pertandingan. Menurut Ropan, Nova mengapresiasi kerja keras seluruh pemain dan mengakui bahwa laga melawan Vietnam tidak berjalan mudah. “Nova bilang semua berjalan sesuai rencana, tapi dia tetap mengingatkan pemain untuk fokus dan konsentrasi penuh,” ujar Ropan melalui kanal YouTube-nya.
Salah satu sorotan utama adalah keputusan Nova Arianto menunjuk Evandra Florasta sebagai eksekutor penalti. Ropan menanyakan langsung alasan di balik pilihan tersebut kepada Nova. “Nova bilang memang Evandra yang disiapkan untuk tendangan penalti. ‘Jadi jika ada penalti, dia yang maju’,” kata Ropan menirukan pernyataan Nova. Keputusan itu terbukti tepat; Evandra mengeksekusi dengan tenang dan dingin, mengonversi peluang menjadi gol yang memastikan kemenangan.
Ropan membandingkan ketenangan Evandra dengan momen serupa di Piala Dunia U-17 2025 di Qatar, saat Indonesia menghadapi Honduras. “Waktu itu kita menang dan ada penalti juga. Gaya Evandra sama, sangat tenang,” puji Ropan. Kepercayaan diri yang tinggi dari pemain muda ini menjadi modal berharga bagi Indonesia di babak semifinal nanti.
Dengan status juara grup, Indonesia akan menghadapi lawan yang belum ditentukan. Namun, performa konsisten dan mentalitas pantang menyerah yang ditunjukkan anak asuh Nova Arianto menjadi sinyal positif. Pertanyaan selanjutnya: mampukah Garuda Muda mempertahankan tren positif dan melaju hingga partai puncak?



