Samurai Blue Disambut 5.000 Fans di Nashville, Target Perempat Final Piala Dunia 2026
Baca dalam 60 detik
- Timnas Jepang menggelar latihan perdana di Nashville, Tennessee, disaksikan ribuan pendukung setia yang antusias.
- Jepang menargetkan lolos ke perempat final untuk pertama kalinya, dengan laga perdana melawan Belanda di Grup F.
- Dua pemain senior, Takumi Minamino dan Maya Yoshida, bergabung sebagai mentor untuk memperkuat mental skuad.

Timnas Jepang memulai petualangan mereka di Piala Dunia 2026 dengan latihan perdana di Nashville, Tennessee, disambut sekitar 5.000 penggemar yang memadati Geodis Park. Skuad Samurai Blue tiba di Amerika Serikat setelah menyelesaikan pemusatan latihan di Monterrey, Meksiko, sejak 2 Juni lalu.
Dalam sesi ringan tersebut, kapten tim Wataru Endo menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan hangat warga Nashville. Gelandang Liverpool itu menegaskan tekad timnya untuk menorehkan sejarah baru dengan menembus perempat final, sesuatu yang belum pernah dicapai Jepang dalam delapan penampilan beruntun di Piala Dunia. โKami akan memberikan yang terbaik dengan kebanggaan dan gairah untuk meraih sesuatu yang belum pernah terlihat dalam sejarah sepak bola Jepang,โ ujar Endo dalam upacara penyambutan.
Jepang tergabung di Grup F bersama Belanda, Tunisia, dan Swedia. Laga perdana mereka akan berlangsung di Dallas Stadium pada Minggu (13/6) melawan Belanda, yang diprediksi menjadi ujian berat. Setelah itu, Jepang akan kembali ke Monterrey untuk menghadapi Tunisia pada 20 Juni, sebelum bertemu Swedia di Dallas lima hari kemudian. Selama jeda pertandingan, tim akan bermarkas di Nashville.
Kabar positif datang dari kondisi bek Takehiro Tomiyasu yang tampil gemilang dalam laga uji coba melawan Islandia di Tokyo pada 31 Mei lalu. Pemain yang sempat dibekap cedera itu mengaku kepercayaan dirinya meningkat. โSaya ingin membalas ekspektasi para penggemar. Kondisi saya lebih baik dari yang dibayangkan banyak orang,โ kata Tomiyasu. Ia juga menilai pemusatan latihan di Monterrey sangat intensif secara taktik, meski cuaca panas tidak sepenuhnya sesuai harapan.
Di sisi lain, pelatih Hajime Moriyasu membawa Takumi Minamino sebagai mentor meski pemain Monaco itu masih dalam pemulihan cedera. Minamino menjadi pemain senior aktif kedua yang mendampingi tim setelah Maya Yoshida, yang berperan sebagai pemain pendukung. Langkah ini dinilai sebagai strategi untuk memperkuat mental pemain muda menghadapi tekanan turnamen.
Bagi Indonesia, perjalanan Jepang di Piala Dunia 2026 menjadi cerminan pentingnya pembinaan jangka panjang dan konsistensi tampil di ajang global. Dengan populasi sepak bola yang besar, Indonesia masih berjuang untuk menembus putaran final. Keberhasilan Jepang membangun budaya sepak bola yang kompetitif bisa menjadi inspirasi, terutama dalam hal pengelolaan pemain diaspora dan persiapan mental menghadapi tim-tim unggulan.
Pertanyaan besarnya, akankah ambisi Samurai Blue kali ini benar-benar membawa mereka ke perempat final, atau kembali kandas di babak gugur seperti edisi-edisi sebelumnya?



